All posts filed under: Kampus Ganesha

Segala macam yang terjadi dalam perkuliahan dan perkampusan Ganesha tempat pemilik berdiam.

Lagi Kuliah, Ngenet

Saat ini 30 September 2009 pukul 15.15 saya sedang kuliah Struktur Diskit dan belum shalat ashar. Karena “sedikit” bosan dengan kuliah di ruang 7602 Labtek V Informatika ini, saya pun membuka laptop dan menghubungkan diri ke internet. Sebenarnya saya sudah ngenet di kelas ini sejak 2 jam lalu dari kuliah Probabilitas dan Statistika yang jauh lebih membosankan dari Strukdisk. Biasanya saya tidur, tapi karena ngenet lebih bermanfaat, ya sudah! Kegiatan ngenet saya sekarang didominasi oleh download fansub film dari FTP internal jaringan ITB. Selain itu saya baca-baca juga situs pak dosen yang lagi di depan kelas dan beberapa artikel. Satu artikel yang paling lama saya baca sekarang adalah tentang Latihan Shalat Khusuk oleh Abu Sangkan, dan Artikel Penentangnya. Saya juga menentang, aneh shalat khusu kok dilatih, pake meditasi pula. Ada wihdatul wujudnya pula. Hmm… Selain ngenet saya sekarang sedang membaca novel, Rahasia Kaum Falasha. Novel tentang perburuan artifak zionis. Ditulis oleh orang UPI. Cukup menarik dan menantang. Saya baru baca sampai halaman 123, ganti-gantian dengan ngenet. Sesekali saya liat pak Rinaldi Munir di depan menjelaskan …

SBY Datang (Lagi?)

Selasa, 26 Mei 2009 pagi, Susilo Bambang Yudhoyono a.k.a. SBY yang pada saat yang sama menjabat sebagai kepala Republik Indonesia datang mengunjungi Sasana Budaya Ganesha ITB. Kedatangan beliau adalah yang kedua dalam dua minggu ini. Apa saja efek dari tibanya beliau di Tamansari? Tentu saja saya tidak akan membicarakan kebaikannya mengingat hal itu akan dicap kampanye siluman. Selain itu, saya juga anti (baca: sangat jarang) memuji orang dan kedatangan beliau juga tidak bermanfaat bagi saya.

Kampanye UAS Bersih

Ada yang beda dengan UAS kali ini. UAS, ujian agak serius telah tiba. Kini kami berada di tengahnya. Meskipun hanya agak serius, sebaiknya ujian ini jangan dianggap enteng. Persiapan harus dilakukan matang-matang meskipun semua orang tahu tidak ada waktu yang cukup untuk mempersiapkannya. Serta mental untuk menjadi orang bersih.

Angkatan 1990

Sekedar mereview kembali, atau merangkum sedikit. Seperti yang anda ketahui semua, gua adalah satu dari ribuan angkatan 1990 (dirujuk dari lahirnya). Kebanyakan dari mereka sekarang sedang mengalami tahun-tahun pertama dari masa kampusan, meskipun terdapat pula tidak sedikit yang abnormal sehingga mengalami loncatan baik ke tahun atas maupun bawah. Yah, angkatan ini gua sebut sebagai angkatan kelinci lab. Pendidikan.

The Golden Generation

3G adalah nama dari angkatan kami, angkatan 2008. Mengapa? Karena pada tahun kamilah ITB merayakan hari jadi nama ITB-nya yang ke 50 semenjak didirikan dengan nama yang berbeda oleh Belanda. Perayaan Dies Emas ini tampak cukup megah dan meriah. Para petinggi Negara pun turut diundang serta. Tidak ketinggalan para pedagang yang biasanya gak boleh masuk kampus pun kini buka stand di daerah 4 labtek.

Sekre Ubala jadi Ramai Sekarang

Ubala, unit budaya lampung adalah unit yang beruntung karena punya sekre. Meskipun tidak seeksis unit lain, kami memiliki markas besar yang terletak di Sunken Court East-08 (SC E-08). Baru-baru ini, akibat surplus dari BBU, sekre ubala direnovasi oleh Kasubdiv.BRT (gua sendiri) dan beberapa pengikutnya (hampir secara total), menyebabkan kini sekre ini menjadi hidup hampir 20 jam per hari.

Fakultas dan Prospek Awam

Tiada pengkotak-kotakan antara teknologi, sains, seni, dan bisnis dalam kehidupan yang benar-benar nyata. Itulah salah satu prinsip yang digunakan sebagai dalih atau alas an atas munculnya fakultas seni juga fakultas bisnis dalam Institut Teknologi Bandung ini. Cukup beralasan memang. Sekarang mari kita mengulas satu persatu dari 12 sekolah/ fakultas dan prospeknya dalam ITB ini.

Tahun Delapan Bulan Agustus Hari Tiga

Pada waktu itulah ana sampai di Bandung. Kota dataran tinggi yang dingin, damai, dan gosipnya kecil ini. Sekitar pukul 05.40 tibalah Pahala Kencana utusan Lampung pada markas divisi Riau alias Jalan Martadinata, Bandung. Pukul 6.20 seorang kakak tingkat sebut saja Mus’ab menjemput ana dengan riang, hangat, dan bersahabat. Sepuluh menit kemudian Misbun pun di jemput oleh keluarga yang telah survive tinggal di kota kejam ini. SO, What’s The POINT??