Bulan: Oktober 2009

Kampanye Anti Curang

Setelah Kampanya UAS Bersih yang begitu galak semseter lalu, kini KM ITB mengadakan kampanye Anti Kecurangan. Kampanye ini tentu sangat didukung oleh pihak rektorat. Sebagaimana yang lalu, kampanye ini memuat baliho, poster, yang unik dan menarik. Dulu bahkan ada karangan bunga besar di depan gerbang yang bertuliskan “Turut Berduka Cita atas Para Pencontek”. Kini Baliho dengan logo ITB. Iklan

Bad Luck or Good One?

Rabu, 21 Oktober 2009 pukul 20.20 sejarah mencatat. Aku yang sedari magrib didatangi Rizky Alfian dan menonton Slumdog Millionaire, kelaparan dan memutuskan makan di ‘tempat biasa’. Dan mencatat kejadian yang luar biasa. Hari ini aku pulang sangat pagi akibat bad mood. Aku sebenarnya sudah seharian bad mood, bukan karena keberadaan UTS Agama Islam plus UTS Struktur Diskrit hari ini, bukan juga karena kesel dengan wisudaan HMIF, bukan karena besok UTS Alstrukdat plus ada Tugas IKNI PKn, TP Praktikum Sisdig dan Tugas Abstrack Data Type Matriks + Mesin Karakter, atau internet sunken yang lagi maintenance. Mungkin karena bosan hidup saja.  Jenuh dan malas, jam 17.00 aku sudah menjamah kosanku. Bahkan sebelum banci perempatan sempat dandan guna menjalankan tugasnya, aku sudah pulang.. Tak kusangka, bad mood itu belum mencapai puncaknya.

Kampus

Di kampus lah saya menghabiskan sebagian besar waktu sekarang ini (tidak saat liburan tentu). Apa yang biasanya ku lakukan? Akses internet. Sekedar mengikuti forum Rileks, donlod fansub-fansub dan scanlation manga, baca-baca, dan sekarang mungkin ngoprek dan lain-lain. Di Metro, kota kecil tempat rumahku berada, juga ada tempat bernama kampus. Region lebih tepatnya. Saat liburan ini, kesempatan penjejakan kaki di luar pagar banyak diarahkan ke daerah ini. Buat apa? Nginternet.

Gerombolan SMP Metal

Foto di atas, saya ambil pas petualangan bareng Bambang yang ke Ciwidey itu. Berhubung di Episode Lima dari rangkaian artikel tentang petualangan itu susah diaplot secara terpisah, dan mengakibatkan gambar gagal tertampil, saya tampilkan saja disini. Disana anak SMP nya wow deh…

Plagiat, Change the World

Bagi para penggemar anime, siapa yang tidak kenal dengan soundtrack Inuyasha yang satu ini. Lagunya asyik dan animenya keren. Apalagi setelah irama “I Want to Change the World” diplagiat di beberapa penyanyi, makin tak terlupakan aja ini OST. Change the World merupakan opening theme Inuyasha yang pertama. Single ini dipopulerkan oleh band pop Jepang, V6. V6 sendiri menyumbang beberapa singlenya untuk dijadikan theme di Inuyasha.

10 Jembatan Terpanjang di Dunia

Jembatan Suramadu, jembatan kebanggan Indonesia masa kini. Panjangnya lima kilometer dan merupakan jempatan terpanjang di Nusantara. Jembatan kebanggaan ini sangat membantu dalam transportasi dan penyokong ekonomi JawaTimur-Madura. Jembatan hebat ini dibangun cukup lama, tetapi hanya butuh 2 minggu untuk kehilangan baut-murnya. Tipikal rakyat Indonesia yang sangat bangga dengan masterpiece negara sampai–sampai ingin membawanya ke rumah. Padahal, Suramadu tidak ada apa-apanya dibanding Jembatan punya negeri China dan dunia.

Jumat dan Kompas Kiblat

Hari ini aku mengalami kejadian yang cukup aneh. Mungkin aku ditegur oleh Yang Mahakuasa karena keteledoranku. Mungkin juga ini pertanda aku memang sedikit pelupa dan ceroboh. Jum’at ini, Gamais 2008 berencana mengadakan suatu aksi pembenahan arah kiblat mushala se ITB. Seperti yang diketahui, beberapa mushala ITB memiliki arah kiblat yang agak (beberapa lagi sangat) melenceng dari yang seharusnya. Salah satu contoh adalah mushala Basement Campus Center Barat yang parah melencengnya. Arah shaf mushala ini sudah 2x kali “update”, tetapi entah mengapa terus kembali ke posisi semula.

Strange Adv. “Cililin//Ciwidey”, Part.2 – Tragedy

Selang kemudian, kami melaju di Jalan Baros (ukuran sedang, padat anjir) setelah melewati rel kereta api untuk ketiga kalinya. Mulai berangkat sekitar 50 menit telah berlalu. Setelah Baros, jalan mulai menanjak dan tampak gunung di depan. Di bundaran bada Baros, kami belok ke kanan menuju Nanjung. Ternyata disinilah akhir dari Jalan Lebar di perjalanan kami. Jalan di Nanjung kecil selayaknya jalan di dalam kompleks kelurahan. Jalan kecil dan padat ini pun menurun. Saat menuruninya, hal yang tak terduga terjadi.

Strange Adv. “Cililin//Ciwidey”, Part.3 – Turning Point

Perjalanan yang cukup panjang ini terasa cukup melelahkan. Satu seperempat jam lebih sudah kami berjalan tanpa henti. Motto kami saat itu, hanya dua hal yang bisa menghentikan kami: sampai atau nabrak orang. Setidaknya banyak hal unik yang terjadi di perjalanan ini, apalagi segarnya udara plus asrinya pemandangan kanan dan kiri jalan. Memang, hal terbaik dari petualangan adalah pemandangan yang unik dan kondisi yang tak terperikan.

Strange Adv. “Cililin//Ciwidey”, Part.4 – Readvance

Perjalanan pun kami lanjutkan. Ciwidey tujuan kami. Kabar dari satpam situs sebelumnya, tidak jauh dari situ sekitar satu kili ada tempat wisata. Kami pun melaju. Bambang dibelakang memegang kamera dan memfoto sekeliling sambil jalan. Sesampai disana, ternyata tempat wisata dimaksud adalah Stadion Sepakbola. Di depan stadion banyak penjual baju bola. Uniknya hampir (jika tidak) semua baju yang dijual adalah kaos kesebelasan persib. Perjalanan kami lanjutkan. Tujuh kilo rasanya tidak sebanding dengan perjalanan kami sampai disini. Jalan yang kami lalui cukup berkelok-kelok dan naik turun, meskipun tidak mengalahi kelokan jalan di Bukit Kemuning.

Strange Adv. “Cililin//Ciwidey”, Part.5 – Return to Base

Tanpa pernah mencapai tujuan final, kami melakukan immediate respon terhadap kondisi. Prosedur Return To Base kami lakukan dengan terpaksa. Setelah tiga jam setengah perjalanan panjang tanpa hasil, kami dipaksa pulang oleh alam. Perjalanan tanpa arti ini setidaknya memberi beberapa pesan dan ilmu yang cukup menggugah. Juga memberi kami suatu perjalanan yang sangat panjang yang belum pernah kami capai dengan mengendarai motor.

Air versus Api

Keduanya bagai air dan api. Umumnya memiliki makna keduanya tak dapat bertemu. Saling menghancurkan, saling merongrong, saling menggasak. Api memiliki kekuatan dan keganasan yang menakutkan. Air pun berdaya hancur sangat tinggi. Mereka berdua menakutkan dan merupakan rival sejak lama. Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa mereka saling membenci? Benarkah keduanya takkan pernah akur?