All posts filed under: Uncategorized

Hore 500 Artikel!

Blog ini sudah mempublikasikan lebih dari 500 artikel! Wow! Mengingat blog ini sudah berumur 10 tahun, agak wajar juga sih 500 artikel. Setahun 50 artikel. Tapi tetep aja wow!! Nulis apa aja tuh? Saya juga nggak ingat apa aja topik yang ada di blog ini. Informasi yang bisa diekstrak tentang saya. Atau opini apa yang entah masih saya pegang atau nggak… 500 artikel boi… Pastinya kalau saya nyalon presiden, bakal banyak yang mengutek-utek blog ini buat mencari-cari titik kesalahan, kekonyolan, atau inkonsistensi pandangan politik saat kampanye. Misalnya menunjukkan artikel ini kalangan oposisi menuduh “wah, itu, si calon pernah memain-mainkan uang negara!!!” Terus belum tentu saya sadar kalau itu beneran saya yang nulis. Jadi saya menyangkal tuduhannya. “Saya tidak pernah memegang uang dalam bentuk apapun, apa lagi memain-mainkannya!” Haha… 500 artikel… Masih merasa wow… Yup! Yosh!! Next up, 1000 artikel! Semoga nggak butuh 10 tahun untuk mencapai target selanjutnya ini.

Antri

Orang Jepang hobi antri. Kemana-mana, dalam situasi apa-apa, pasti langsung bisa antri. Kayak natural gitu. Alami, terjadi aja, antriannya rapih… Satu jalur panjang, nggak jubel-jubelan. Misalnya foto di atas adalah di halter bus di kampus saya dulu, Toyohashi Univ of Technology. Waktu itu ada anak SMP berdatangan, kayaknya pas lagi open kampus atau ujian masuk gitu. Atau saat antri di depan toko, membeli kue. Foto yang di atas di stasiun Nagoya. Agak keliatan berjubel, tapi itu sebenarnya antri tiga lapis. Lurus juga… Dan di bawah ini antri saat di depan stand Indonesia saat festival TUT. Stand kami yang kuning tengah ada bendera Indonesianya itu. Antrinya panjang satu baris, sampai nutupin stand sebelahnya, yang berwarna biru. Salahnya karena panitia tidak menyangka bakal antri sebanyak itu, jadi ga membuat rute antri. Kalau sudah terlanjur antri gitu udah susah buat di atur lagi. Tunggu dulu. Rute antri? Maksud loe? Disini, tempat-tempat tertentu antri ada rutenya. Misalnya di stasiun ke platform. Atau antri beli tiket. Antri imigrasi. Muter-muter gitu, biar hemat space. Jadi biar nggak salah, harus hati-hati. Yang kita …

Re:Zero, A Masterpiece

Saya bukan mau menulis review atau resensi tentang anime Re:Zero Kara Hajimaru Isekai Seikatsu (Re:ZERO Memulai Hidup di Dunia Lain dari Nol). Mungkin untuk bahan tulisan lain kali. Namun sebenarnya review anime cerita Re:Zero ini cukup dengan satu kata: MASTERPIECE!! Atau kalau kurang jelas reviewnya, saya mengutip reviewer Corny632 dari MAL: IT IS SO AWESOME THAT IT’S BEYOND YOUR IMAGINATION! Yeah, you got it right, I had to write it in caps because YOU CAN NOT COMPREHEND IT’S AWESOMENESS!!! Yup, cukup gitu doang. Mungkin ada yg kurang biasa dengan review dengan cuma satu kata atau maksimal dua baris. Pasti ada yang masih nggak yakin dengan review tersebut. Tapi itu faktanya… Padahal belum selesai tayang, masih on going saat tulisan ini ditulis! Akan tetapi, seperti yang saya bilang di paragraf pertama, saya bukan mau mereview. Cuma mau menumpahkan perasaan saya yg diubek-ubek oleh anime ini. Saya termasuk veteran penonton anime. Hampir Pasti tiap hari nonton. Saya sebenarnya penggemar story telling secara general, bukan cuma anime. Kenapa saya lebih sering “mendengar” cerita dari medium anime alias Japanese animation dibanding medium lain (Drama, TV …