Bulan: Mei 2017

Haimu, Haitsu, Apato, dan Mansion

Saya bingung dengan nama apato saya sekarang. Namanya, サウスハイム, yang kalau diromajikan, yup! Gimana coba? Disitu bingungnya…. Kalau per silabel Jepang sih jadinya SA-U-SU-HA-I-MU. Tiga bulan disini, misterius gimana romajinya. Masih belum kepikiran untuk nyari tahu. Sering kalau nulis alamat saya memakai romaji. Soalnya malas kan nulis kanji, corat coretnya banyak. Tokyo. Meguro. Begitu sampai ke nama apato ini, jeng-jeng… Masa Sauce Hyme, Sausu Haimu, atau Saus Haim. Coba tebak gimana? Karena bingung balik lagi deh saya ke katakana サウスハイム, selalu begitu. Sampai tiga bulan kemudian, saya googling-googling. Pertama googling pakai frasa Inggris yg saya curigai, Sauce Hyme. No good. Keluarnya Sauce Rhyme, itupun nyampah isinya. Terus saya coba pakai yang paling normal, Saus Haim. Muncul kandidat yang sangat bagus. Ada nama kota di utara Perancis, dekat Jerman. Namanya Sausheim. Wah, kandidat yang bagus! Tapi kok ragu kalau yg punya apato ngasih nama dengan kota ini, pernah kesana apa si nenek. Googling lagi deh pakai katakana, biar lebih ketahuan. Banyak ternyata yang pakai nama tersebut. Ratusan. Dari puluhan laman google, cuma satu link yang memberi hint ttg tulisan …

Telepon Umum

Saya kadang menemukan telepon umum di jalan, terawat dan masih berfungsi. Di depan kampus saya TUT ada. Di halaman gedung kantor sekarang juga ada dua. Di dalam kayak gini bentuknya. Retro banget, tapi bersih dari debu. Dan yang penting fungsional, layarnya masih nyala-nyala. Mesin teleponnya menerima kartu telepon dan koin. Saya nggak pernah liat sih seumur-umur kartu telepon itu yang kayak mana. Udah punah kayaknya. Tapi ada lobang koin 10 dan 100 yen, boleh juga. Saya coba iseng nyobain tadi. Masukin koin 10 yen, udah bisa manggil. Nomor yang tertampil di layar No Caller ID. Hmmm…. Sarana bagus buat ngerjain orang? Berarti telepon umum itu nggak di-assign nomor telepon kah ya? Kirain ada lho nomor teleponnya. Di film-film kan sering tuh orang di telpon via telepon umum, disuruh pergi ke telepon umum mana gitu buat kontakan. Film mata-mata sih. Atau itu di barat doang yak? Kalau menurut biro turisme nasional jepang, pakai telepon umum ini 10 yen bisa 57 detik. Lama juga ya… Murah kan berarti yak?  

Kartu Poin

Di Jepang kartu poin itu banyak dan sangat menyebar. Setiap toko punya sendiri-sendiri. Di Indonesia ada nggak ya….
Oh ya, awal-awal saya nggak tahu ini kartu buat apa. Pas tutor nyodorin kartunya ke kasir, saya kira dia bayarin saya atau ngasih saya diskon atau gimana gitu. Jadi saya bilang terima kasih deh.

Susahnya Manajemen Awan

Melanjutkan seri susahnya manajemen berkas dan foto, sekarang saya berlanjut ke awan. Ada banyak layanan penyimpanan web di luar sana. Yang paling terkenal adalah Dropbox, Google Drive, dan One Drive. Tentu saja saya punya akun di ketiganya. Lebih tepatnya, punya beberapa akun di setiap layanan tersebut. Sayangnya, akun yang saya punya akun gratisan, sehingga akunnya memiliki batas. Kalau tidak terbatas, mungkin tidak akan ada masalah manajemen awan untuk dibuat artikelnya. Karena terbatas itu jugalah saya punya beberapa akun di satu layanan… Mungkin. Yang jadi poin utama dari manajemen awan ini adalah akun yang mana enaknya dipakai buat apa. Saya sih umumnya memakai layanan web storage ini untuk back-up file. Namun, karena akun terpisah-pisah, saya jadi bingung file apa ada dimana. Saya harus mereview kembali akun-akun saya tersebut untuk menulis artikel ini. Mungkin di masa depan saya bakal membaca artikel ini supaya tahu file apa ada dimana. Pertama saya punya dua akun OneDrive. Satu pakai email gmail dan yang satu email live. Yang pertama besarnya 15GB dan yang kedua 5GB. Akun yang gmail lebih besar karena dapat …

Susahnya Manajemen Foto

Foto terurut yg disimpan kamera biasanya kita pindah dan ketegori manual lagi ke komputer supaya mudah diakses di masa depan. Yg umum adalah dengan logika event atau lokasi. Namun, bagaimana kalau fotonya nggak masuk ke event atau lokasi manapun? Bagaimana kalau eventnya terlalu besar jadi kebanyakan folder, dan malah susah mencari foto secara logis?