Bandung
Comments 7

Strange Adv. “Cililin//Ciwidey”, Part.5 – Return to Base

DSC04861

Tanpa pernah mencapai tujuan final, kami melakukan immediate respon terhadap kondisi. Prosedur Return To Base kami lakukan dengan terpaksa. Setelah tiga jam setengah perjalanan panjang tanpa hasil, kami dipaksa pulang oleh alam. Perjalanan tanpa arti ini setidaknya memberi beberapa pesan dan ilmu yang cukup menggugah. Juga memberi kami suatu perjalanan yang sangat panjang yang belum pernah kami capai dengan mengendarai motor.

Ada orang bilang perjalanan pulang jauh lebih cepat rasanya dibanding perginya. Kami juga merasa hal yang sama. Tiba-tiba saja sudah sampai tempat Strawberry Metik Sendiri tadi. Kami pun mampir untuk menginvestigasinya. Kali aja bisa dijadikan tempat wisata kelak.

Tempatnya cukup asik. Situs yang kami sambangi cuma satu dari beberapa di daerah situ. Ukuran areanya tidak terlalu luas. Kebunnya juga terbilang kecil. Tidak seperti bayanganku setelah nonton film-film. Kata mbak SPG nya ada restorannya dan bisa rame-rame kesini. Saungnya banyak, kebunnya juga lumayan. Harga perkilonya 35 ribu. Kami pun keliling-keliling situs itu sambil foto-foto.

Bambang sebenarnya kebelet pengen metik strawberry sendiri. Tapi ternyata setelah kami datangi kebunnya, strawberry yang ada masih kecil-kecil dan jarang. Kami pun memutuskan beli di depan. Sebelum masuk tadi, aku juga sudah beli di depan situs itu dengan harga 10.000 per setengah kilo untuk strawberry kecil. Sekilo dua lima untuk yang besar. Bambang beli yang besar, aku yang kecil. Nyesel juga aku beli yang kecil. Pertimbangannku tadinya biar banyak, gak cepet habis, dan bisa buat orang banyak. Aku baru ingat kalo Strawberry itu buah. Setiap buah tidak segar jika dibiarkan terlalu lama. Setiap buah terkenal cepat busuk. (Akhirnya eskonya ku bawa ke sekre).

Kami meresume RTB kami. Dan itulah semua perjalanan kami. Sisa perjalanan adalah ngobrol sambil foto-foto. Stadion tadi  dan objek-objek unik dijalan. Bumi KRSNA pun kami foto kembali, tentu tanpa menghentikan motor. Ini semua demi cerita yang telah dituangkan di Blog ini.

Kami Shalat Dzuhur Marga Asih. Sampai Nanjung jalan yang kami lewati tidak berubah. Melewati Baros kepanikan bertambah, jalan yang kami lewati saat berangkat satu arah. Dengan buta dan taklid kami ikuti jalan-jalan. Beberapa kali nyasar dan nanya orang, akhirnya sampai di Jalan Raya super besar menuju Bandung. Melewati atas jalan layang yang tadinya disuruh Bambang lewat bawah kami sampai di Jalan Cimindi. Di ujung jalan Cimindi kami lihat plang toko sudah berubah alamat menjadi Jalan Cibeureum. Rupanya jauh sangar dari TKP tadi ke Cibeureum. Entah jam berapa kami pulang kalo kami tadi nekat nyari bengkel Suzuki. Padahal saat itu jam menunjukkan pukul 13 lewat.

Lewat jalan Rajawali terus kami pun sampai di Bandung. Dengan meraba kami akhirnya sampai di ST.HALL dengan tiba-tiba, dengan tidak sadar. Dan pulang. Kondisi jalan bada DUKOMSEL waktu itu kacau parah! MACET PARAH. Inilah Indonesia. Sekitar sekilo, melewati beberapa persimpangan jalan macet sampai DAGO. Bahkan Jalan Dayang Sumbi pun matot. Ruas jalan ini begitu lama kami lewati dan kembali kami bergumam. This is Indonesia.

Setelah mengantar bambang ke kosannya aku pun ke jalan Cisitu. Tujuanku adalah Ayam Cobek Karuhun, sebelum kosan. Badan yang tepar rupanya tidak mengalahkan perut lapar. Sayang Bambang puasa, jadi dia tidak bisa ku ajak makan. Gantian nyetir motor pun ku tidak misa melakukannya. Sampai jalan Cisitu yang bersaudaraan dengan Jalan Sangkuriang, hal yang sama terjadi. MACET TOTAL. Stuck!! Yah, THIS IS TRULY INDONESIA. Sampai Aku selesai makan setengah jam kemudian pun jalannya masih tetap tidak bergerak. Hmmmm… Welcome to Indonesia.

Inilah kenyataan. Inilah Indonesia.

7 Comments

  1. “Setelah mengantar bambang ke kosannya aku pun ke jalan Cisitu. Tujuanku adalah Ayam Cobek Karuhun, sebelum kosan.”
    dari cerita di atas yang saya suka,,
    itu kalimat yang saya suka,, ^_^

  2. miraayuningtyas says

    lupa aja bed,,,hhhe

    tinggalin ka prabu, =p

    tp jgn lupa ajak sy ya bed
    hhe

  3. Prabu says

    dahsyat ceritanya, sampe dibuat 5 episod..

    ciwidey… tmpat yg menarik dsna itu ada “situ patenggang” sm “kawah putih”, klo tmpt wisata lain yg da dsna blum nyoba euy !

    Klo nnt ada jalan2 lg, jgn lupa ajak2 ya..

    • Prabu says

      bukannya ada ya diatas, gambar stroberi yg gede’ bertuliskan TOILET… kumaha sih😀

      tinggalin, emg gk takut nyasar !?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s