Pos-pos Terbaru

Beautiful Landscape of Mutun Beach and Tangkil Island – part 3 of 3 : The Island

Summer. What does summer mean to you? Maybe most of you will think summer is hot or summer is life with glimmering sunny day or a time that you can go outside more. But, here in tropical country there is no season like that. Oh, maybe there is always season like that every day in a year. So I never exactly experience a summer day before.  For me, maybe summer means play. Summer means travelling. Ultimately, summer means beach and sea.

Pictured above: The Beach on Tangkil Island

Continuing the other two part, here I will present you the island of Tangkil in front of Mutun Coast, Lampung. If you don’t read the past part, head to part 1 : the Coast and part 2 : the Sea or you will regret it.  Mutun Coast and Tangkil Island both are a famous beach travel site on Lampung, Indonesia. The Sumatrean beach near Sunda Strait give you a nice sensation of calm sea and wind. It’s a perfect place to do a summer holiday or summer camp.

Tangkil Island is the place you don’t want to pass if you ever come to visit Lampung. Crossing the island by a boat for 20 minutes approximately, we can get there. The boat fee is cheap for just 2 dollars per person (20.000 rupiahs). No worry. You can ask the boatman to pick you up at appointed time. Easy.

The Beach on Tangkil Island

Baca Selengkapnya

Jejaring Sosial Nyata (3 dari 3) ~ Privasi

Berikut adalah ringkasan ketiga dari slide presentasi yang berjudul The Real Life Social Network oleh Paul Adam (padday). Paul Adam adalah salah seorang enginer yang merancang Google+. Slide ini dipresentasikan pada Voices That Matter Web Design Conference, San Francisco bulan Juni 2010.

Ringkasan ini berfokus pada pentingnya privasi dalam jejaring sosial dan rendahnya pengetahuan orang tentang pesebaran konten di dunia maya.

Dalam slide ini, padday juga memperingatkan bahwa kita khususnya bagi pengembang web (layanan web apapun) dan pebisnis mau tidak mau harus bisa merancang bagaimana sistem jejaring sosial yang baik. Bagi kita para pengguna, slide ini juga berguna untuk memberikan pengetahuan tambahan bagaimana berjejaring sosial yang baik.


Privasi

Mengapa penting memberi orang kendali atas data mereka.

Privasi adalah proses pengelolaan batas. Hal ini berkaitan dengan mengendalikan seberapa besar orang tahu tentang kamu.

Konten publik tidak sama dengan konten yang dipublikasi. Orang bisa nyaman menyebar informasi ke setting publik satu tetapi tidak setting publik lain. Jika kamu menyebar informasi seseorang lebih besar sedikit dari yang ia harapkan, kamu bisa melanggar privasi orang itu. Sebentar lagi akan diberi contohnya.

Riset pada penggunaan Facebook menunjukkan hanya 8% dari pengguna membiarkan profilnya terbuka untuk dicari orang di pencarian Facebook. Kemudian, 64% dari pengguna mengeset profilnya menjadi “hanya teman”. Orang muda cenderung lebih peduli terhadap privasi dibanding orang tua. Kita sering berfikir orang tidak peduli dengan privasi karena tidak mau berurusan dengan pengaturan yang ribet. Padahal :

44% membatasi jumlah informasi personal tentang mereka di dunia maya
71% mengubah setting privasinya
47% menghapus komen tak diinginkan di profilnya
41% menghapus namanya dari foto

Kemudian,

orang meremehkan konsumen konten mereka.

Hal ini termasuk menulis sesuatu (termasuk status) yang bisa diindeks oleh mesin pencari, konsekuensinya konten tadi bisa dicari oleh orang.

Dalam dunia nyata, informasi kita hanya terbatas pada tempat kita berada. Hanya orang dengan jarak tertentu yang bisa melihat kita. Okelah orang juga menggosip. Akan tetapi, secara umum kita bisa mengatur seberapa besar gosip tersebut menyebar.

Dalam dunia maya, hal ini jauh berbeda. Kita kehilangan sifat dari dunia nyata tadi. Orang menulis konten secara publik tanpa tahu siapa yang akan membaca.

Pada masa kini mungkin saja status tersebut tidak menimbulkan masalah. Akan tetapi, orang di atas tidak mempertimbangkan majikan masa depan yang mungkin memperkerjakannya. Ingin jadi polisi misalnya dan calon bos menemukan status di atas, bagaimana jadinya?

Tugas kita sebagai desainer, untuk memastikan bahwa orang mengerti apa yang terjadi.

Masalah ini adalah masalah transparansi. Sistem kita harus sangat transparan dan kritis dalam menangani hal ini. Orang harus diedukasi terhadap konsekuensi dari setiap aksi mereka dan kita harus berusaha sebaik mungkin untuk menjelaskannya.

Orang tidak sadar bahwa informasi mereka persisten

Ketika kita menggosipi orang, lalu orang itu datang, kita berhenti menggosip. Gosip tadi hilang. Akan tetapi jika gosip ini terjadi di Facebook, informasi ini akan ada selamanya untuk dilihat orang tersebut.

Bayangkan. Saat Anda umur 25 tahun, suami Anda menemukan bahwa Anda itu cewek sampah pada umur 17 tahun.  Baca Selengkapnya

Jejaring Sosial Nyata (2 dari 3) ~ Pengaruh dan Identitas

Berikut adalah ringkasan kedua dari slide presentasi yang berjudul The Real Life Social Network oleh Paul Adam (padday). Paul Adam adalah salah seorang enginer yang merancang Google+. Slide ini dipresentasikan pada Voices That Matter Web Design Conference, San Francisco bulan Juni 2010.

Ringkasan ini berfokus pada hubungan manusia yang saling memengaruhi dan memiliki multi identitas.

Dalam slide ini, padday juga memperingatkan bahwa kita khususnya bagi pengembang web (layanan web apapun) dan pebisnis mau tidak mau harus bisa merancang bagaimana sistem jejaring sosial yang baik. Bagi kita para pengguna, slide ini juga berguna untuk memberikan pengetahuan tambahan bagaimana berjejaring sosial yang baik.


Pengaruh

Bagaimana orang berkomunikasi satu sama lain

Setiap orang memiliki pemirsa yang berbeda dalam komunikasi, juga terhadap setiap konten yang mereka miliki. Ada yang butuh dikomunikasikan ke sebanyak mungkin orang, ada yang orang tertentu. Ada kondisi yang butuh komunikasi satu ke satu, sedikit ke sedikit. Ada juga banyak ke banyak.

Bisnis perlu mempertimbangkan hal berikut dalam memilih kanal komunikasi pada pelanggannya :  Baca Selengkapnya

Jejaring Sosial Nyata (1 dari 3) ~ Relasi Sosial

Ketika mendengar istilah jejaring sosial, kita langsung menghubungkannya dengan layanan web yang menghubungkan kita dengan orang lain. Pada dasarnya, jejaring sosial itu ada jauh sebelum internet ditemukan : ketika manusia bersosialisasi dan membentuk kelompok-kelompok.

Berikut adalah ringkasan dari slide presentasi yang berjudul The Real Life Social Network oleh Paul Adam (padday). Paul Adam adalah salah seorang enginer yang merancang Google+. Slide ini dipresentasikan pada Voices That Matter Web Design Conference, San Francisco bulan Juni 2010.

Ringkasan ini berfokus pada bentuk hubungan sosial manusia secara nyata dan bagaimana harusnya itu dirancang dalam web.

Dalam slide ini, padday juga memperingatkan bahwa kita khususnya bagi pengembang web (layanan web apapun) dan pebisnis mau tidak mau harus bisa merancang bagaimana sistem jejaring sosial yang baik. Bagi kita para pengguna, slide ini juga berguna untuk memberikan pengetahuan tambahan bagaimana berjejaring sosial yang baik.


Jejaring Sosial Nyata

Bagaimana orang terhubung satu sama lain dan apa itu artinya saat mereka daring.

Web mengalami perubahan mendasar

Web sebelumnya dirancang untuk saling menghubungkan dokumen antara satu dengan lainnya. Kemudian kita lihat web dikembangkan untuk memuat media sosial (social media). Kini kita lihat web berfungsi untuk menghubungkan orang satu sama lain. Orang tersebut kemudian membawa konten yang ia punya ketika berkunjung antara satu web dan web lain. Misal, kamu login sebuah situs berita dengan akun Facebook. Disana kamu akan muncul sebagai identitas Facebook dan profil serta jaringan temanmu ikut ke dalamnya.

Saat kita menggunakan mesin pencari, kita sendirian. Kita memperoleh jutaan hasil tetapi kita tidak menemukan orang lain. Tetapi perhatikan kita sering berbagi tautan (link) yang kita temu, kemudian membicarakannya dengan orang tersebut saat bertemu.

Kini, kita melihat interaksi sosial di pencarian. Orang-orang mulai memanfaatkan web untuk mencari informasi dari sesamanya, bukan dari bisnis lagi. Orang mulai mencari pendapat tentang suatu merk dari teman dan orang lain bukan lagi dari informasi “bisnis” yang diberikan. Seperti gambar di atas, entri pertama dan kedua adalah resep dari orang. Kentri keempat memiliki rating. Entri kelima barulah toko yang menjual banana split.

Orang kini lebih sering memanfaatkan web untuk berinteraksi dengan orang. Konsumsi kepada konten situs web mulai berkurang. Hampir setiap situs sekarang punya fitur sosial.

Pahami perilaku bukan teknologi

Kita menggunakan teknologi yang tidak ada beberapa tahun lalu. Ketika orang mendengar perubahan web, orang fokus terhadap teknologi. Perubahan yang cepat berarti merancang teknologi apa yang diperlukan selanjutnya. Akan tetapi, orang tidak peduli dengan teknologi. Mereka peduli dengan interaksi yang ditawarkan oleh teknologi itu.

Teknologi tidak mengubah cara kita berpikir. Jejaring sosial bukan hal baru. Sudah ribuan tahun orang berinteraksi satu sama lain, berkumpul menjadi grup-grup, menggosip, dll. Munculnya web sosial hanya berarti dunia maya itu mulai mengejar dunia nyata kita. Alat komunikasi kita mungkin berubah, tetapi cara kita berkomunikasi tetap sama polanya seperti ribuan tahun tadi.

Baca Selengkapnya

CFD Juanda Bandung, A Time Lapse Video

A-Z Archive: U! Challenge ~ Umbrella

This week is letter U. U can be ukhti, unicorn,  underwear, or umbrella. But I don’t have yet saw any unicorn and I will never post my or anyone underwear here in this blog. Because I haven’t married yet, posting a photo of ukhti (religious muslim women) here will probably make me suffer in real life with gossip, rumor, jealousy, and dead sentence roaming around me. So probably umbrella is the best choice.

Large, Medium, Small. I forgot the Xtra Large one.

Baca Selengkapnya

Travel theme: Summer ~ Monas

As you probably know, here in this tropical country like Indonesian, there is no such thing as season. There is no summer, fall, winter, or spring. We originally have two season: rainy and sunny. We originally have two seasons actually: wet/rainy and dry/sunny, penghujan and kemarau in Indonesian. Penghujan is April to September, when there’s mostly rain (and prob.flood) in that time. Kemarau is October to March when there’s mostly day with bright sun in that time. But due to global warming (maybe), now we face the same phenomenon all time of the year. Random weather.

So, when Ailsa invite me to join her photo challenge themed summer, I was blank. Even the official one give that theme one week later. I have no experience in summer yet. But It is a travel theme, isn’t it? Then, I decide to post a photo about my trip to National Monument, Jakarta. Jakarta is very hot, an embodiment of summer, maybe.

National Monument (Monas) is our country proud of independence.

National Monument, Jakarta

National Monument of Indonesia, Jakarta

Baca Selengkapnya

Weekly Photo Challenge: Hands

Hands, it is this week’s photo challenge. It seems the theme is getting hard and harder every weeks, doesn’t it?

Hands can be instrumental in a photo – they emphasis, they hide, they reveal. They can be the star of the show, or just a prop to help the main attraction stand out better.

Okay, it is true. But the problem is It is never crossed in my mind, to take a photo of hand. I have no idea how to take a nice picture of hands. Hmm… Crawling my database, I just got these three picture. Not gorgeous, but hope you like it.

Choose your destination point

Baca Selengkapnya

Utamakan Ukhuwah : Dan Kisah Dua Masjid di Belakang Rumah

Ikhwah artinya bersaudara. Menurut Hasan Al-Banna, Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah. Ukhuwah adalah konsekuensi dari takwa dan merupakan salah satu bentuk ghirah kita terhadap agama.

Pembukaan : Utamakan Ukhuwah

Konsep ukhuwah dalam islam ini sangat tinggi. Level pergaulan sesama muslim itu seharusnya setingkat dengan level sahabat. Hubungan persaudaraan antar mukmin mempunyai pertalian yang sangat erat dan bisa lebih kuat dari persaudaraan karena keturunan. Hal ini disebabkan persaudaraan ini timbul karena adanya persamaan aqidah. Tidak seperti hubungan persaudaraan atau persahabatan lain yang biasanya timbul karena adanya persamaan kepentingan. Persamaan kepentingan itu bisa hilang. Ketika hilang, bisa saja yang tadinya sahabat itu saling mencaci. Persaudaraan atas persamaan aqidah islam – selama aqidahnya lurus – akan langgeng sampai akhir hayat.

“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah ikhwah (bersaudara); karena itu, damaikanlah antara kedua saudaramu”. [QS. al-Hujurat/49:10]

Yang terjadi di masyarakat kita sekarang ini adalah seringnya saling berseteru hanya karena masalah fikih. Yang satu mencap yang lain sebagai orang aneh atau bahkan ahli bid’ah. Padahal seringnya fiqih yang dipermasalahkan ini adalah masalah remeh atau dua masalah yang sebenarnya keduanya ada dalilnya. Tentu saja hal ini tidak bisa dibandingkan dengan masalah ukhuwah.

Saya pernah mendengar suatu cerita, entah benar atau tidak. Di suatu desa, dua kelompok warganya berseteru. Kelompok yang satu berpendapat shalat subuh itu pakai qunut yang lain berpendapat tidak. Masing-masing kemudian membangun masjidnya sendiri bersebelahan. (Wah malah bagus itu, berarti shalat subuh disana ramai dong, sampai bisa bikin masjid sendiri-sendiri)

Baca Selengkapnya

Akar Konflik : Mengapa Islam Banyak Tertimpa Masalah?

Konflik yang Dihadapi Islam

Seperti yang kita lihat sekarang ini, Islam banyak sekali menghadapi masalah. Dia seperti diserang dari semua arah. Dari dalam ada banyak mahzab-mahzab yang orangnya, bukan mahzabnya, sering kali bertengkar satu sama lain. Partai-partai saling tidak mengakui satu sama lain. Orang islamnya sendiri pun banyak yang tidak berislam dengan benar. Rakyat banyak yang klenik. Dakwah ditolak. Bid’ah merajalela. Dari pinggiran, eh ada yang ngaku-ngaku jadi nabi. Penerus Muhammad lah. Jibril lah. Al Masih lah. Yah, saya sebut pinggiran karena mereka berlabel islam, berbentuk seperti islam, mengaku islam, tetapi pada dasarnya bukan orang islam. Mereka membuat agama baru. Dari luar islam, serangan banyak dilakukan. Ada Islam Liberal, berlabel islam, berbentuk bukan islam, dan dasarnya bukan menganut sistem islam. Ada lagi kelompok yang lebih jelas permusuhannya seperti yahudi dan anteknya. Banyak sekali musuh islam.

Islam kini merupakan sorotan dunia. Di luar sana, islam dicap teroris. Di beberapa negara yang mengaku demokrasi malah mendiskriminasi penganut agama ini. Namanya agak kearaban dikit, dicurigai. Beberapa kasus malah berusaha memusnahkan islam dari daerahnya. Penganiayaan, pembantaian. Konflik di timur tengah apalagi. Abadi. Gak ada habis-habisnya. Atas nama siapa? Ya atas nama islam.

Kasus-kasus yang sedikit beraroma islam juga dibumbui dengan bumbu yang memojokkan posisi islam. Sebagaimana artis yang lebih disukai berita jeleknya dibanding berita bagusnya, islam pun begitu. Jika ada kejadian bernuansa konflik yang dimotori islam, dunia akan bergerak. Pemimpin dunia mengkritik dan mengutuk. Berita pun dibuat seolah-olah kejadian itu merupakan kedzaliman yang dibuat oleh islam walaupun fakta yang terjadi berkebalikan. Kejadian yang paling nyata adalah kasus protes warga bogor terhadap pembangunan gerja ilegal beberapa waktu lalu. Jika ada kebaikan yang dilakukan islam, tidak akan ada yang tertarik meliput. Apalagi bila islam yang tertindas, dunia akan bungkam. Contoh jelasnya adalah kasus Marwa Al Sharbini, di Jerman 2009 silam, yang dibunuh di dalam ruang sidang saat dia menuntut orang yang menghina jilbabnya. Suaminya pun ditembak polisi saat menyelamatkan istrinya itu. Akan tetapi, mana ada pemimpin dunia yang angkat bicara.

Beberapa saat yang lalu juga dunia islam Indonesia digemparkan dengan kedatangan mahluk asing pembawa perubahan (katanya) : Irshad Manji. Lagi-lagi, islam gerah. Protes banyak keluar di sana sini. Diskusi pun dipaksa dibubarkan.

Banyaknya konflik ini membuat pertanyaan : kok bisa. Sehingga beberapa orang mulai berspekulasi : islamnya nih yang bermasalahBaca Selengkapnya

Beautiful Landscape of Mutun Beach and Tangkil Island – part 2 of 3 : The Sea

In the last week post, I talked about the beautiful beach-tourism site located in Lampung, Indonesia : Mutun Beach and Tangkil Island. This week, I will tell you the second part of the story with some photograph included, of course. Umm, actually this week post have more picture than story. Hope you enjoy it. If you have time, please come to Indonesia and go to this beach in Lampung.

Pictured abouve: Mutun Beach from the Sea

Standing from the coast, we can only imagine the beauty of the sea. Maybe we can see a part of it but we will never know the true nature. But when sailing we can feel the air and the emotion of the sea. Seeing through the horizon, we will notice how small we are and how vast the earth is. Seeing through the water we finally know the beauty inside the sea.

The horizon and the Keramba

Just another boat

Renting the traditional motor boat, we can go to the island of Tangkil at fifteen to twenty minutes ride. There is always boat ready to escort us to the island. Therefore don’t worry to take any boat at any time. I am not sure there is a boat at night though but there is lodging in the island if you want to stay.

Not only crossing the sea, the boat will bring us to circle the island before we land. We will be brought to a see through region of the sea around the Tangkil island. Some tourist even snorkel in here. Of course you are not allowed to leave the boat suddenly.

Baca Selengkapnya

A-Z Archive: T! Challenge ~ Tiny Spot in The Sky

This week A-Z Archive letter is letter T. Letter T, hmm… It’s rather hard. What will I post with it. Well, I really-really want to take photograph of moon. But I never got it right. It just become a tiny spot in the sky after all.

The Moon in Broadlight

Baca Selengkapnya

Photo Challenge : Reflection

Photo Challenge, especially the weekly one, is very addicted for the bloggers. It’s a great way to share your photo to the world, and draw some eyes to your blog. It’s awesome and seeing those photograph from the blog universe brings calm to my eyes.

So, when the official WordPress Dailypost Weekly photo challenge is late to give it’s challenge, some wonder why. One person, Ailsa on wheresmybackpack then stood to give what that hungry blogger wants : a photo challenge. The theme is reflection. Some people has aswered the challenge and give some great photograph. Just like Vladimir Brezina said:

“Well, when there was no official challenge posted for more than a day, people took matters into their own hands. No doubt there are other informal challenges out there, born at times like these, that we don’t know about. It’s like in a nomadic tribe—people will follow the leader they like best at the moment, but they might desert to another when that leader seems stronger. This time it was Ailsa that organized the tribe”.

I my self was late to know it’s existence. I did hear from friends before but didn’t have the link nor the photo to post. But I don’t want to just leave the challenge alone, do I?

So this is my submission. Take me a great time to find it especially I don’t remember taking a reflection picture before.  These photo are taken at Parompong, Bandung. The building is a mosque on the hill. It’s very cold here even in broad daylight. It’s not very great. Hope you enjoy it.

Taken on Parompong, Bandung

Baca Selengkapnya

Weekly Photo Challenge : Blue ~ Compilation

This week photo challenge is rather late isn’t it. Yeah, the late turns out to be a rather hard theme. The theme now is blue. But for a while, seeing the theme, i just want the challenge is rather later. Why is that? Because almost all of my blue collection, namely “the Sea”, are just collected to the continuation of the Beautiful Landscape of Mutun Beach and Tangkil Island – part 1 of 3 : The Coast post, namely “the Coast”. I plan to publish it on Saturday. Hope this week theme will be long enough and cover the Saturday part. Hey, it’s late isn’t it. We must delay the next week theme for compensate the time we lost for this weeks. That way, I will have two submission in this weeks theme. KHekhekhe…

For now, I just post what I can. It’s not a great photo but maybe you will enjoy it. I take the photo years ago when I was in high school.

Tiny Broken Glass

Water Play on the Boat

Baca Selengkapnya

Kepribadian Ganda : Dan Sekedar Laporan Pengamatan Perilaku Teman

Kepribadian Ganda atau bahasa kerennya Dissosiative Identity Disorder adalah penyakit psikis. Secara utama penyakit ini ditandai dengan adanya dua atau lebih kepribadian berbeda yang bergantian mengendalikan perilaku orang. Salah satunya biasanya kepribadian asli dari si orang tersebut. Terkadang DID melibatkan hilangnya ingatan saat terjadi pergantian pengendali. Meskipun begitu, tidak jarang kepribadian pengendali yang mengetahui atau bahkan mengenal kepribadian lain dalam satu tubuh tersebut.

Kepribadian Ganda katanya bisa muncul karena stress ekstrem atau trauma. Setiap kepribadian biasanya memiliki kemampuan untuk bertahan dalam situasi stress tertentu. Kondisi kepribadian ganda ini memang hal yang gawat dan sulit disembuhkan. Akan tetapi, kepribadian ganda yang ingin saya singgung kali ini bukan kepribadian ganda yang ini.

Manusia adalah mahluk multiperan. Setiap dari kita punya lebih dari satu status, sebagai mahasiswa, sebagai anak, sebagai ketua organisasi ini, dll. Dalam menjalani setiap perannya, sering kali manusia itu memiliki perilaku yang berbeda dalam satu peran dan peran yang lain.

Tidak hanya multiperan, menurut teori pertukaran sosial (Exchange Theory) manusia itu pada dasarnya adalah mahluk pengejar keuntungan. Manusia dalam berinteraksi mempertimbangkan untung-rugi. Dengan demikian, bisa saja seseorang seolah memiliki kepribadian ganda karena memberikan perilaku yang berbeda kepada satu orang dan orang lain. Misalnya saja seorang pedagang yang cuek saat pengunjungnya tampak miskin dan ramah saat pengunjungnya adalah orang bule.

Contohnya lainnya adalah seorang pelamar pekerjaan menjadi anggota dewan. Di awal surat lamarannya dia memberikan janji-jani yang seolah dia akan mengubah dunia. Setelah jadi anggota dewan, yah Anda tahu sendiri lah.  Terdapat juga Partai Senso yang adem ayem saja selama ini. Tiba-tiba beberapa bulan menjelang pemilu partai ini berubah menjadi partai masyarakat. Ia banyak mengadakan acara bakti sosial, penyuluhan ini dan itu. Padahal pada bencana alam yang terjadi agak jauh dari pemilu, partai ini tidak bergerak apa-apa.

Tentu saja hal ini adalah fenomena yang mahfum kita alami. Kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi karena itu sudah menjadi sifat alami manusia. Kasus ekstrem di atas adalah cerminan dari kurangnya prinsip dalam kehidupan mereka.

Contoh paling sederhana sebenarnya dalam kehidupan kita sehari-hari. Tentu saja kita berperilaku berbeda antar satu teman dan teman lain bukan, tentu saja tidak seekstrem orang yang terkena DID atau kasus tinggi sebelumnya. Hal ini adalah hal yang paling wajar.

Disclaimer

Kelanjutan tulisan ini hanya berupa bahasan mengenai perilaku orang-orang di sekitar penulis. Memang penulis tidak memiliki maksud apa-apa dalam menulis hal tersebut. Akan tetapi, bisa saja orang tersebut adalah Anda. Jika begitu, apa gunanya bagi Anda? Anda kan mengetahui perilaku Anda sendiri. Jika yang tertulis ternyata salah, malah kemungkinan akan berefek buruk buat Anda kan. Bila orang tersebut bukan Anda, tentu saja hal tersebut tidak berguna bagi Anda. Belum lagi kalau Anda tidak kenal dengan dia. Tidak ada manfaatnya. Intinya :

Jangan baca kelanjutan tulisan ini. Atau baca dengan risikomu sendiri.

Baca Selengkapnya