Penulis: Albadr Nasution

Berbagi Tulisan WordPress ke Facebook dan Bugnya

Jika Anda memiliki blog dan ingin dikunjungi banyak orang, salah satu langkah paling jelas adalah membagi tulisan kamu ke Facebook. Terlebih lagi jika kamu punya ratusan atau bahkan ribuan teman. Seseorang yang dekat punya peluang memberi perhatian yang lebih besar daripada orang asing terutama di dunia maya Internet. Tentu saja, belum tentu temanmu itu mengklik link ke tulisan Anda. Akan tetapi, beberapa orang khususnya blogger pasti ingin membaca dan berbagi tulisan satu sama lain. WordPress memiliki pengaturan berbagi (sharing option) yang jika diaktifkan akan otomatis membagi link artikelmu ke jejaring sosial yang kamu hubungkan. Pengaturan ini ada pada submenu Berbagi atau Sharing di bawah menu Perkakas atau Tools. Sampai saat ini hanya ada 5 jejaring sosial yang bisa dihubungkan yakni Facebook, Twitter, LinkedIn, Tumblr, dan Yahoo! Updates. Jika diaktifkan, artikel Anda akan muncul di beranda masing-masing jejaring sosial ketika artikel dipublikasi secara otomatis. Saya sendiri hanya menghubungkan pengaturan berbagi ke akun Facebook dan Yahoo!Updates. Maklum, saya tidak punya Twitter (cara Twitter berbagi aneh sih) dan Tumblr (masih setia dengan WordPress). Akun LinkedIn tidak saya hubungkan karena percuma juga: koneksinya …

Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Menerima Mahasiswa Baru Tahun Ini

Originally posted on Catatanku:
Ini kabar baik bagi anda yang tidak lolos SNMPTN tetapi ingin kuliah di PTN. Dua perguruan tinggi negeri baru telah dibentuk Pemerintah tahun ini dengan role model masing-masing dari dua institut teknologi terkemuka, ITB dan ITS. PTN pertama adalah Institut Teknologi Sumatera di Lampung, dan PTN kedua adalah Institut Teknologi Kalimantan di Balikpapan. Institut Teknologi Sumatera berafiliasi dengan ITB, sedangkan yang di Kalimantan berafiliasi dengan ITS. Kampus Institut Teknologi Sumatera yang di Lampung (belum ada nama resminya) mulai dibangun tahun ini dan diperkirakan selesai ada tahun 2014 (baca beritanya di sini). IT Sumatera akan menjadi kembaran ITB, karena role model-nya seperti ITB. Saya mendapat info dari Pak Rektor ITB, di IT Sumatera akan dibuka Program Studi Fisika, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Geodesi, Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi), dan Kewirausahaan (SBM?). Meskipun kampus IT Sumatera belum ada, namun penerimaan mahasiswa baru sudah dimulai tahun ini. Penerimaan mahasiswa barunya setelah pengumuman SNMPTN 2012 melalui seleksi khusus. Sambil menunggu kampus di Lampung selesai dibangun, mahasiswa baru akan kuliah di kampus ITB Jatinangor selama…

Weekly Photo Challenge : Movement ~ Train from Solo

The pictures above were taken on Klaten Train Station. The train was going to Bandung from Solo. I took some pictures when the train approached us on the station on some interval. Here by using slideshow, I want to give you the impression of movement of the train. In the last picture though, we can feel the train movement because of blurry color in it. Share your picture with interpretation of movement and visit another fellow challengers of Wordpres Daily Post’s Weekly Photo Challenge. Let the world move with our movement. Related articles

Mengarang Judul Artikel yang Efektif

Judul adalah gerbang depan dari segala macam tulisan. Ia menjadi kriteria terkuat bagi calon pembaca untuk memilih satu dari puluhan bacaan yang tersedia. Apalagi dalam era informasi sekarang ini, banyak sekali artikel yang tersedia di dunia maya yang siap dibaca kapan saja. Artikel mana yang beruntung untuk “terpilih” sangat bergantung pada judulnya. Dengan demikian, membuat judul artikel yang baik dan menarik seperti menjadi ilmu yang wajib bagi siapa saja yang berkepentingan tulisannya untuk dibaca orang, termasuk saya: blogger. Terdapat banyak sekali acuan (referensi) mengenai tips pembuatan tulisan, artikel, atau blog di luar sana, termasuk juga pembuatan judul. Sambil belajar, saya disini akan mencoba meringkasnya. Apa yang harus dicantumkan dalam judul? Tentu saja hal yang berhubungan dengan tulisan Anda. Jangan pernah mencantumkan judul yang berbeda dengan isi tulisan karena ini dapat membuat pembaca kecewa. Misalnya Anda ingin menulis kisah cinta Anda saat masih SMA. Jangan menulisnya dengan judul seperti “Kuliah dan Cinta” apalagi dengan “Kisah Cintaku Waktu Itu”. Seperti yang sudah saya jelaskan dalam paragraf pembuka, persaingan untuk memperebutkan perhatian pembaca di web sangat tinggi. Orang …

Weekly Photo Challenge: Fleeting Moment

Fleeting moment on the street. Sure it’s hard to find picture like that. This picture below is taken last Sunday in Bandung. Yeah, on Sunday horse and delman (we called this type of vehicle delman, not sure what it is in English) is allowed on streets. It’s a fun moment to see this traditional vehicle running around side by side with car. Just like Bandung tempo doeloe (Bandung classic’s time).

Daftar Blog STEI 2008 dan Keluarga STEI yang Saya Ketahui

Menyambung artikel beberapa saat sebelum alur blog ini berubah, Mana Komunitas Blog ITB?, saya disini akan mendaftar beberapa blog teman STEI yang berhasil saya dapatkan. Cara mendapatkan daftar ini cukup mudah. Karena saya kurang lebih memiliki daftar email seluruh mahasiswa kubu Informatika 2008 dan kubu Elektroteknik 2008 di Google Contact saya, fitur find friends milik Wordpress menjadi sangat membantu.

Apa yang salah dengan kultwit?

Originally posted on >280 characters:
A note to my readers who don’t speak Indonesian (probably there are less than 6 of you out there, but I respect you): I’m sorry this time I have to write in the language you don’t understand. But I have to do it because firstly I suppose kultwit (means lecturing via tweets) is mostly an Indonesian phenomenon —at least I’ve never seen it done by non-Indonesian people in my timeline. Secondly, I attempt to reach a wider audience in Indonesia regarding this topic, and I suspect using English deters this. Thank you for your patience and understanding. Di Indonesia mungkin susah menemukan pengguna tetap Twitter yang tidak kenal kultwit, yakni rentetan twit yang membahas satu topik. Tujuan kultwit bisa untuk mengajukan suatu pemikiran (misalnya “industri film di Indonesia masih pekat diwarnai praktek monopoli”), melukiskan kembali suatu hal atau peristiwa (“gejolak dalam KPK di balik penetapan Miranda Gultom sebagai tersangka”), atau mengubah pendapat orang lain (“mengapa sebaiknya Anda tidak lagi mendukung rencana mempertahankan subsidi BBM”). Tujuan satu kultwit dengan yang lain…

Resepsi Pernikahan Megah Nan Sederhana

Tanggal 9 Juni kemarin, saya dan teman-teman berkunjung ke Bekasi Timur pada acara resepsi pernikahan murabbi kami Aditya Satrya. Kisah perjalanan pergi dan pulang kami sudah saya ceritakan tetapi acara resepsinya sendiri belum saya sampaikan disini. Setelah melihat resepsi pernikahan kak Adit ini, saya jadi berfikir bahwa saya ingin resepsi pernikahan saya seperti ini. Acara yang terbalut dengan hiasan yang tampak mewah walaupun sebenarnya sederhana. Mungkin. Resepsi pernikahan Aditya Satrya dan Listya Citra S. ini diselenggarakan di Gedung OSO Sport, Bekasi Timur. Pertama sampai ke depan gedung ini saya merasakan kesan “wah” karena gedung ini memang cukup terlihat prestis. Di dalam pun, daerah resepsionis gedung tampak tertata rapi. WC gedungnya saja mirip WC di mall (kami langsung mencari toilet untuk cuci muka ketika kami sampai). Intinya saat baru masuk saya merasa masuk ke gedung yang mewah. Setelah mengisi buku tamu, kami masuk ke ruangan utama. Kami langsung disambut oleh hiasan kain berwarna-warni di dekat pintu dan dinding-dinding gedung. Di ruangan utama terdapat dua baris meja berisi makanan prasmanan memanjang mengikuti panjang ruangan. Di tengah terdapat …

Jalan-jalan ke Bekasi Timur ~ Perjalanan Pulang

Seperti layaknya makanan, bukanlah hidangan pembuka yang paling mengesankan. Akan tetapi, hidangan penutup lah yang paling ditunggu-tunggu. Siapa yang tidak menunggu-nunggu waktu pulang coba di dunia ini? Waktu pulang sekolah, pulang kerja, pulang kampung. Kami pun begitu, setelah hampir satu jam di lokasi resepsi kami pun pulang. Ya mau bagaimana lagi, resepsinya juga sudah selesai pukul 14.00 tersebut. Dari gedung OSO Sport kami pun berjalan kaki ke jalan utama tadi (jalan yang bersisian dengan sungai tadi). Cukup jauh. Ya, kayak berjalan mengelilingi kampus UI Depok lah, suasana dan jaraknya. Maklum tidak ada angkutan umum di daerah perumahan Grand Wisata ini. Ojek juga libur. Hal ini membuat kami berfikir: Apakah orang-orang yang merancang perumahan all in one itu tidak memikirkan sarana transportasi di kompleks perumahannya? Apakah mereka memiliki ekspektasi bahwa semua penghuni kompleks punya kendaraan masing-masing? Jangan-jangan bukan anak ITB nih arsiteknya… Kemudian, keadan perumahan yang sepi ini membuat kami bertanya-tanya. Penduduknya saling bersosialisasi nggak ya? Kan rumahnya jarang-jarang… Kayaknya lebih baik buat rumah di desa yang bisa berbaur dengan tetangga dibanding di perumahan mewah begini. …

Jalan-jalan ke Bekasi Timur ~ Perjalanan Berangkat

Hari Sabtu 9 Juni kemarin, saya dan teman-teman berangkat dari Bandung ke Bekasi Timur untuk menghadiri resepsi pernikahan murabbi kami Aditya Satrya. Tidak seperti undangan jauh lain, kami memilih untuk berangkat memakai kendaraan umum. Kenapa? Ya karena tidak bisa nyetir. Akan tetapi, untungnya walaupun capek, saya akhirnya sadar betapa asyiknya terjaga dalam perjalanan jauh seperti ini. Banyak hal dan kejadian yang bisa diamati dan dialami. Maklum, biasanya saya hanya tidur atau terkapar hampir seluruh waktu perjalanan. Kami menunggu bus pengantar kami di persimpangan depan pintu gerbang tol Pasir Koja. Seperti yang kita ketahui bersama, sekarang bus tidak boleh mengetem (menunggu penumpang) di ruas depan muara gerbang tol. Tentu saja supa tidak memacetkan muara tol dan tidak membuat penumpang menunggu lama. Akan tetapi, menaikkan penumpang dari persimpangan terutama saat berhenti lampu merah masih diperbolehkan. Kami memilih naik bus dari persimpangan Pasir Koja ini supaya tidak menunggu bus mengetem lama dibandingkan naik bus dari terminal Leuwi Panjang Bandung. Karena masih ada satu teman dari Cimahi yang belum datang, kami pun menunggu di trotoar persimpangan. Walaupun semua memakai …

Weekly Photo Challenge: Close ~ The Leaves

Close can be interpretated as literal close or close of relationship (as with friends or family). Sara Rosso on her dailypost’s weekly photo challenge’s post cover both aspect with one picture. For this theme, I decided to post photos about the former interpretation with leaves for the sub theme. I found a lot on my database. Well, I mostly taken inanimate object when photographing after all. Here’s some of them.

外れ

残念だけど。。今日ポストはありません。私がこの日を外れしました。ー。- くやしだけど、しかたないです。 過去ものが過去に残されましょ。仕事がまだいっぱいです。だからまえにすすもしよ。。 

Weekly Photo Challenge: Friendship (2) ~ The Friendship Monument

This is my second submission for this week’s WordPress’ weekly photo challenge themed friendship. For the first submission, please head to Weekly Photo Challenge: Friendship that feature my candid picture with friends in various group. This picture below is a monument located in the center of my college’s campus: Bandung Institute of Technology. The monument is called “Friendship Monument”. The text in the monument read “Sekali Teman Tetap Teman” which mean “Once Friend, Forever Friend” in English. Near the monument, there is a pond called Indonesia Tenggelam “sinking Indonesia”. It is featured in my first friendship submission here. Some time ago, we have tradition to throw off a friend to the pond called on his birthday. Everyone catch the birthday person and bring him to the center of campus and swing him off the pond. A truly friendship. You can’t be friend before you play prank to each other, can you?