Year: 2013

Indahnya Danau Toba di Taman Simalem Resort, Merek, Tanah Karo

Lebaran kali ini saya diberi kesempatan oleh Allah untuk merayakan Idul Fitri pada hari H di rumah. Ini lebaran saya bersama keluarga di Tanjungbalai setelah 4 tahun sebelumnya saya masih berkesempatan lebaran bersama keluarga di Metro. Dua tahun disela-selanya saya “libur”. Karena lebaran kali ini cukup spesial, keluarga saya pun menyempatkan diri untuk jalan-jalan pascalebaran. Mumpung di Sumatera Utara, tentu saja tempat wisata paling wah yang mampu dipikirkan adalah Danau Toba. Tahun kemaren sih saya sudah mengunjungi situs populer untuk danau toba yaitu Pantai Parapat. Karena sudah pernah kesana, kami mencari alternatif lain. Dengar-dengar ada tempat wisata yang relatif baru yang juga sangat menarik untuk dikunjungi. Namanya Taman Simalem Resort. Lokasinya di Karo, jadi ujung danau toba paling utara nih. Dilihat dari gambar googling-googling, tempat ini sangat menjanjikan. Berikut link-link review yang saya baca dan situs ini juga punya situs web juga loh http://tamansimalem.com/ dan Facebook fanpage https://www.facebook.com/TamanSimalemResort. Disini katanya sering dibuat untuk foto pre-wedding (contohnya liat di page). Ah, jadi pengen… Oh ya, jangan salah sebut ya. Namanya bukan taman semalem. Kalau “semalem”, di dearah sini itu …

Mengintip Bandara Kualanamu Dari Dekat (bagian 2 dari 2)

Sebelum ini, saya melaporkan hasil intipan saya ke Bandara Internasional Kualanamu alias KNIA pada saat saya datang ke sana (untuk pulang kampung. Laporan tersebut difokuskan kepada landasan saat mendarat, garbarata dan anjungan kedatangan, dan situasi taman dan tol di luar bandara. Waktu itu saya datang siang pukul 13 jadi fotonya cerah. Kali ini saya akan melaporkan hasil intipan saya pada saat saya pulang. Dengan demikian, fokus laporan ini adalah anjungan keberangkatan dari KNIA. Waktu itu pesawat saya berangkat jam 5 subuh, jadi maklum kalau fotonya gelap-gelap. Sebelum itu saya juga ingin sedikit menceritakan situasasi jalan (dan daerah) sekitar bandara. Terutama jalan (arteri) yang meghubungkan antara bandara ke dunia luar. Seperti artikel sebelumnya, akan ada banyak foto di artikel ini. Jadi harap maklum kalau lambat di-load. Tapi tenang, fotonya sudah dikecilkan semua kok jadi harusnya sih cepet.

Mengintip Bandara Kualanamu Dari Dekat (bagian 1 dari 2)

KNIA adalah bandara teranyar Indonesia yang sempat heboh karena disainnya yang super apik, bandara dengan jalur kereta terintegrasi pertama di Indonesia, bandara dengan area check in terbuka pertama di Indonesia, dan bandara terbesar kedua di Indonesia dan akan diplot sebagai bandara hub penghubung regional ke Asia Selatan. Saya sempat mengunjungi bandara ini saat saya pulang kampung libur lebaran yang lalu.

Festival Takbir dan Bedug Tanjungbalai

Sudah menjadi tradisi di Indonesia bahwa malam sebelum hari raya Idul Fitri diisi dengan takbiran. Jadilah sebutan malam takbiran. Tidak hanya di masjid (karena kalau cuma di Masjid, sebutan tadi tidak akan ada) tetapi juga di jalan-jalan dan keliling kota. Biasanya pakai mobil, truk, atau bahkan motor. Setiap kota biasanya ada semacam festivalnya sendiri. Kalau di Bengkulu (kalau saya tidak salah ingat) ada yang namanya festival tabot, jadi mobil-mobil dihias sedemikian rupa saat keliling takbiran ini. Kalau di Tanjungbalai, ada yang namanya festival bedug dan takbir. Tanggal 7 Agustus 2013 malam, suasana jalanan kota Tanjungbalai (yang memang biasanya sudah sesak oleh motor dan betor) disesaki oleh banyak orang lebih dari biasanya. Motor, betor, dan mobil-mobil pick-up berisi anak-anak kecil dengan speaker. Mereka berteriak-teriak takbir, menabuh gendang, dan bahkan ada anak di sebuah truk yang membaca surat Ar-Rahman. Namun, di alun-alun kota, lapangan Sultan Abdul Jalul Rahmatsyat atau biasa disebut lapangan pasir, ada keramaian yang berbeda. Di bawah satu-satunya bangunan berbentuk kerang terbuka yang terletak di pinggir barat lapangan, sebuah panggung cantik terhias kain-kain dan ornamen …

Tanjungbalai, 4 Agustus 2013, Malam 27 Ramadhan: Festival Kembang Api

Dear diary Blog Kemaren Siang, Desing peluru. Bau mesiu. Dentum ledakan. Di ujung horizon utara, tampak rinai-rinai cahaya. Bersuar… Kerlap kerlip menyeruak putih dari gelapnya malam. Itulah yang akan didapati hampir semua warga Tanjungbalai ketika ia menjejakkan kaki ke luar rumahnya pada malam 27 Ramadhan ini. Entah siapa yang merencanakan non-event ini. Atau memang sudah tradisi (entah siapa yang memulai). Seolah-olah semua warga sudah tahu dan sepakat untuk menyalakan kembang apinya bersama-sama*. Mulai dari maghrib malam ke 27 Ramadhan. Hasilnya lumayan seru. Desing merecon roket siing siing dan rentetan ledakan kecil seperti peluru. Bau asap bekas ledakan kembang api. Dentum ledakan merecon yang agak lebih elit sedikit. Beruntut-runtut tanpa henti. Benarlah kata adikku ri, malam ini seolah-olah sedang berada di kawasan latihan militer**. Menurutku, dibanding orang menyalakan merecon sendiri-sendiri, kemudian mengganggu tetangga. Bikin ribut saja. Kalaupun memang rela membakar-bakar uang untuk merecon, mendingan sekalian ramai-ramai begini. Lebih seru! Jadi event atau non-event yang disepakati bersama. Seperti festival, sehingga semua orang menyalakan kembang api bersama-sama. Jadinya Semarak… Terasa semangatnya… Apalagi kalau festivalnya diadakan oleh pemerintah sebagai daya …

Tanjungbalai, Libur, dan Internet

Tinggal di daerah yang terpencil, walaupun masih disebut kota tetapi tidak dapat dimungkiri kalau terpencil, cukup menantang bagi anak informatika. Apalagi kalau bukan internet penyebabnya. Mana masih ada kerjaan yang harus disetor pas liburan menjelang lebaran gini kan. Disini saya mau “sedikit” melaporkan kondisi perinternetan (menggunakan modem) disini. Tanjungbalai adalah daerah yang cukup terpencil. Jaraknya 4 sampai 5 jam dari Medan. Dekat pesisir pantai menghadap langsung ke Port Klang, Selangor, Malaysia. Jaraknya 3 sampai 4 jam laut dari Port Klang. Meskipun begitu, kota ini pernah jadi kota terpadat se-Asia Tenggara loh. Rumah saya agak di daerah pinggir Tanjungbalai (daerah perumahan bukan daerah ramainya). Agak masuk sekitar dua kilometer dari jalan utama menuju pusat kota. Nama tempatnya Sungai Dua. Mungkin karena dahulu daerah ini diapit oleh dua sungai. Oke langsung saja. Di Sungai Dua, TELKOMSEL lemah! Internet is a no-no, walaupun gambarnya sih 3G dan kadang-kadang H. Tapi nggak ada yg ke-load. Dulu saya malah pernah ngetes, lebih cepet di tengah sungai dibanding di rumah saya, hmm… Parahnya lagi, masa semenjak saya kesini, penanda posisi di layar homescreen operator …

Perapihan Bandung yg Mulai Marak: Proyek Siapa Hayo? | Kuning-kuning di trotoar: Maksudnya Apa Hayo?

Sebulan ini banyak perkembangan dan pembangunan yang tampak di Bandung. Pembatas jalan diperbaiki (sekitar jalan dago simpang). Trotoar diganti (di Jalan Siliwangi dan sekitar kampus ITB). Jalan ditambal dan marka dicat ulang (beberapa ruas di dago). Lampu jalan dipasang (Cisitu). Yang saya agak bingung adalah ini proyek siapa ya? Walikota yang mana… Kalau walikota yang baru rasanya nggak mungkin deh, wong belum dilantik. Kalau yang lama? Kan masih “masa” pemerintahan dia? Nggak yakin juga saya… Kalau saya parlemen mungkin saya sudah menjatuhkan mosi tidak percaya kok sama walikota penanam pohon ini. Tapi memang yang paling logis ya proyek pemerintah yang lama lah. Herannya ya masa sudah akhir gini baru mulai membangun. Wong selama 10 tahun belakang kayak nggak ada gerakan.  Dananya baru cairkah, baru ingetkah, atau emang memanfaatkan kesempatan terakhir untuk penebusan dosa (atau meningkatkan citra)? Ya sudahlah, setidaknya Bandung mulai berbenah. Btw, saya juga baru sadar kalau jalan yg markanya baru itu nampak lebih seger gimana gitu. Kayak lebih luas atau lebih mulus. Bersyukur, bersyukur. Oh ya, ngomong-ngomong soal trotoar yang baru dibangun. Luas …

Polisi Berpakaian Preman

Jadi, tadi di Masjid Salman ceramah tarawih dikhutbahi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak M. Nuh. Biasanya kalau pejabat kan diawasi oleh protokoler atau polisi ya. Tapi saya lihat kok nggak ada… Atau mungkin polisinya berpakaian preman? Namun, saya cari-cari kok nggak ada orang yg pakai kaos nirvana, celananya bolong, pake rantai, anting di hidung, atau bertato. Nggak ada yg mirip preman tuh. Gimana… Jadi. Mana? Polisi berpakaian premannya?

Ralat Tips Menghindari CCTV Salman dan Usulan Pemosisian Kembali

Minggu lalu saya menulis artikel tentang cara mengindari kamera CCTV di Masjid Salman. Perlu diketahui bahwa Masjid Salman ITB ini baru menambah installasi CCTV di sekitar ruang utama masjid terutama di pintu masuk. Ada 10 buah CCTV. Artikel ini akan meralat beberapa ketidakakuratan pada artikel sebelumnya. Mohon maaf untuk ninja-ninja yang gagal setelah mengikuti tips saya tersebut. Kemudian, jika memang masih ada yg belum nyambung maksud saya nulis artikel nyeleneh tersebut, adalah kritik ttg posisi CCTV-nya. Dengan demikian, saya juga ingin memberikan usulan pemosisian ulang CCTV tersebut. Perlu dicatat bahwa saya bukan pakar CCTV apalagi pakar telematika. Jadi, dasar usulan saya ini hanyalah common sense. Ralat Tips Menjadi Ninja Anda tidak suka tertangkap kamera? Alergi kamera? Difoto haram? Atau ingin masuk masjid seperti ninja? Ikuti tips berikut. Nah yang diralat adalah sebagai berikut. Kemaren saya menyarankan salah satu espace route dari dalam ruang utama Salman adalah melewati Jepang kortim langsung. Ternyata hal ini adalah kesalahan besar. Di Jepang kortim, terdapat dua CCTV yang divergen ke arah pintu utama kortim. Dengan demikian, Anda para pelaku antikamera akan tertangkap kamera (dua buah pula!) …