Cerita Jepang, Jadi Ceritanya...
Tinggalkan sebuah Komentar

Waktu Saya yang Hilang di Bank MUFG

Suatu hari saya iseng ingin membuat akun bank baru di MUFG. Saya datang ke MUFG di Stasiun Meguro dan mendatangi mbak-mbak yang menunggu di meja isian formulir di depan deretan kasir teller. Mau bikin akun baru mbak! Kata saya. Tak terduga, hal pertama yang ditanyakan oleh si mbak adalah.

Rumahnya dimana?

Saya bilang di dekat stasiun Ookayama. Mbaknya langsung bermuka masam. Wah, kaga bisa dek! Kalau rumahnya di Okayama harus dateng ke cabang yang di Jiyugaoka, soalnya yang terdekat disana.

What the!

Lalu saya lobi bahwa cabang yang disana di luar jangkauan commuting rumah-kantor saya dan sangat tidak convenient kalau mau kesana, soalnya nggak searah ke kalau ke kantor. Patut dicatat bahwa saat itu saya sedang istirahat makan siang, kalau mau ke cabang Jiyugaoka sono ya mana cukup waktunya. Lagipula zaman gini kan!

Mbaknya tetap leng-geleng. Peraturan ya peratuan mas.

Mbaknya kemudian mengarahkan saya supaya mendaftar pakai mesin. Kayak di bawah ini nih mesinnya. Di dalam ruang sempit bilik untuk satu orang. Bilik ini juga buka malam dan hari sabtu kabarnya…

587bd7d5-0d20-44bb-acb9-6c9b78f0bdb8

Saya nggak ngerti harus takjub atau kesal dengan dialihkan permintaan saya dari manusia ke mesin ini.

Jadi ternyata, kita bakal nelpon operator pakai mesin ini. Terus operator itu yang akan melayani pembuatan akun bank kita. Itu di mesin ada monitor dan kameranya. Jadi kayak video call sama CS di pusat.

Di lubang bawah mesin juga ada kameranya. Jadi nanti formulir tetap diisi disana. Formulirnya kalau nggak salah inget keluar dari mesinnya. Isi formulir, lalu arahkan ke lobang di bawah layar. Nanti terpindai deh si formulir.

Hal yang saya dengan persyaratan lainnya seperti KTP, cap stempel, dll. Nanti difoto sama kamera menghadap lobang.

Setelah agak lama ngisi ini itu dan menjawab interogasi si mbak, akhirnya selesai juga proses pendaftaran akun baru.

Nah, terus kan kartu bank sama ATM nya nggak bisa diambil disitu tuh. Nggak bisa keluar dari si mesin. Nanti bakal di kirim via pos katanya. Satu minggu sampai sepuluh hari kemudian. Dan, kebetulan satu minggu setelah hari itu saya tidak lagi di Jepang! Dousiyo!

Harusnya gampang kan? Tinggal ditunda aja ngirim posnya sampai saya balik lagi ke Jepang. Kan saya tahu saya baliknya kapan.

Nyet nyet nyet… Nggak bisa begitu мой брат!

Di luar prosedur. Nggak bisa melanggar peraturan. Bla-bla-bla… Standar ngeles birokrasi Jepang. Nanti daftar lagi aja kalau udah balik ke Jepang lagi ya? Yang ini dikansel aja,,,

Yeah, sure. Bakal daftar lagi kok… Dalam mimpi!

Dan begitulah kisah saya membuang-buang waktu 30 menit ~ satu jam saya. Mungkin harus menunggu satu dua tahun agar respect saya ke bank yang satu ini tumbuh lagi.

Herannya, buka akun bank itu kan saya bakal ngasih uang ke si bank kan ya… Kok nggak ngekeh meyakinkan saya supaya nggak kecewa, nggak fleksibel gitu, atau mencari solusi gimana biar uang saya tetap masuk ke kantong mereka.


Bonus fact.

Kadang ini bank disebut MUFJ, pake J; Kadang MUFG, pakai G. Kenapa tuh? Saya juga bertanya-tanya.

Cek di wiki sih MUFG itu Mitsubishi UFJ Financial Group, dan UFJ itu merek. Singkatan dari United Financial of Japan pas entitas awalnya merger jadi satu.

Jadi, ama bank-nya sekarang yang bener yang mana?

Saa…. ¯\_(ツ)_/¯

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.