Keren Unik Lucu Wow
Comments 6

Abadan Kabar SensOpost : Pengenalan dan Cuplikan

Logo SensOpost

Kehidupan sekolah memang fase yang dipenuhi dengan hal-hal lucu. Setiap kita pasti punya keisengan  bersama teman sepermainan masing-masing yang dijalani pada masa-masa tersebut. Atau tidak?

Pada saat saya SMP dan SMA, salah satu keisengan saya dan sobat adalah membuat sejenis surat kabar atau majalah sekolah yang isinya humor. Humornya sih jayus dan sering kali terlalu tinggi untuk dimengeri. Apalagi kebanyakan isinya merupakan rekaman kejadian sekitar (ya iya lah, ini kan surat kabar) sehingga pembaca yang tidak mengalami langsung tidak akan memahami isi cerita.

SensOpost (dibaca senso post, disingkat eSPe) diprakarsai oleh empat orang: saya sendiri, teman saya, teman saya yang lain, dan teman saya yang satunya lagi. Keempatnya berperan sebagai editor. SensOpost dimulai sebagai reaksi terhadap guru kesenian yang menegur si teman saya yang satunya lagi ketika ia menggambar senso pada pelajaran. Makanya, SensOpost.

SensOpost adalah self proclaimed koran walaupun bentuknya seperti majalah. Memang sih empat abad yang pertama ia memiliki tata letak (layout.red) seperti koran. Saat menjadi majalah, SensOpost dapat dikenali dengan ciri logo senso (berubah menjadi silet di abad 3x) di atasnya dan kover yang terbalik dengan isinya. Dengan kover terbalik ini, pembaca akan terlihat seperti membaca buku terbalik saat ia membaca isi secara normal.

Isi dari SensOpost beragam, tetapi kebanyakan iklan dan pembahasan masalah kebahasa-Indonesiaan. Cerita dari sekitar sekolah dan kesalahan pengajaran guru dan kebahasannya menjadi fitur utama koran ini. Patut dicatat bahwa koran ini sengaja dibuat alay dan warna-warni, bahkan tipe hurufnya pun tidak seragam.

Sesuai judulnya, konsep SensOpost adalah abadan kabar bukan harian kabar jadi terbitnya satu abad sekali (ceritanya). Pada praktiknya, ia terbit setiap penerbit menginginkan ia terbit. Dimulai dari abad 19 (abad sebelumnya dunia belum memunyai mesin percetakan), SensOpost terbit hingga edisi Abad 31 kemudian dilanjutkan dengan edisi bonus hingga Abad 33. Sayangnya, naskah SensOpost abad 19-22 kini tidak lagi dimiliki bahkan oleh penerbitnya sendiri. Kemudian, SensOpost abad 23-25 dan abad 29-30 tidak terbit karena ada perang dunia. Dengan demikian, total edisi SensOpost ada 10 edisi.

Jika Anda berasal dari SMP Negeri 1 Metro angkatan 2002 atau SMA Negeri 1 Metro angkatan 2005, kemungkinan besar Anda punya pengetahuan tentang keberadaan abadan kabar ini. Jika tidak, berarti Anda yang kurang gaul. Abadan kabar ini cukup populer karena isinya yang berwarna, tidak seperti majalah sekolah yang warnanya teksnya gradien ungu-biru sehingga sulit dibaca. Terkadang, beberapa orang mengaku lebih menyukai SensOpost dibanding majalah sekolah.

Berikut beberapa cuplikan dari abadan kabar aneh ini sebagai pengenalan. Cuplikan ini diambil dari eSPe abad 26 dan abad 27 yang dibuat pada tahun 2004 ketika kami SMP. Semoga Anda yang bukan sesekolah dengan saya masih bisa menikmati dan mengerti isi dari koran ini.

Cerita teknologi masa depan adalah salah satu fitur koran ini

Rubrik Lowongan Pekerjaan

Halaman dari eSPe Abad 26

Logo-logo Iklan Pendukung eSPe Awards

Seks Bebas termasuk Narkobakah, Delon?

Bahasa prosanya mungkin “SensOpost adalah hasil persahabatan kami“. Err… kok jijik ya mendengarnya. Ya sudahlah, semoga saja paragraf terakhir ini tidak ada yang baca. Jika Anda kebetulan pernah membaca koran aneh ini atau tertaik dengan kelanjutannya, silahkan berikan tanggapan di bawah.

6 Comments

  1. Ping-balik: Bagaimana Saya Sekarang Mengisi Blog Ini | Blog Kemaren Siang

  2. Ping-balik: Pertemanan, Lingkungan, dan Kompetisi : Sekelumit Cerita dalam Melompati Batu Loncatan Pendidikan dan Kehidupan | Blog Kemaren Siang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s