Uncategorized
Tinggalkan sebuah Komentar

Antri

Orang Jepang hobi antri. Kemana-mana, dalam situasi apa-apa, pasti langsung bisa antri. Kayak natural gitu. Alami, terjadi aja, antriannya rapih… Satu jalur panjang, nggak jubel-jubelan.

Misalnya foto di atas adalah di halter bus di kampus saya dulu, Toyohashi Univ of Technology. Waktu itu ada anak SMP berdatangan, kayaknya pas lagi open kampus atau ujian masuk gitu.

Atau saat antri di depan toko, membeli kue. Foto yang di atas di stasiun Nagoya. Agak keliatan berjubel, tapi itu sebenarnya antri tiga lapis. Lurus juga…

Dan di bawah ini antri saat di depan stand Indonesia saat festival TUT. Stand kami yang kuning tengah ada bendera Indonesianya itu. Antrinya panjang satu baris, sampai nutupin stand sebelahnya, yang berwarna biru. Salahnya karena panitia tidak menyangka bakal antri sebanyak itu, jadi ga membuat rute antri. Kalau sudah terlanjur antri gitu udah susah buat di atur lagi.

Tunggu dulu. Rute antri? Maksud loe?

Disini, tempat-tempat tertentu antri ada rutenya. Misalnya di stasiun ke platform. Atau antri beli tiket. Antri imigrasi. Muter-muter gitu, biar hemat space. Jadi biar nggak salah, harus hati-hati. Yang kita sangka ujung antrian belum tentu beneran ujung. Saya pernah salah pas mau naik Shinkansen, kirain antrian itu ujung. Soalnya udah di depan tangga. Nggak tahunya agak muter dan memutus. Akhirnya saya dimarahi oleh salah satu bapak-bapak yang melihat saya kayak melihat sampah masyarakat.

Misalnya juga antri sembako pada saat gempa tsunami 2011 di Tohoku Sendai di foto bawah sini. Sampe nguler-nguler gitu…

Sumber Gambar: Daily Mail

Satu lagi, kerennya antri disini meskipun cuma ada satu jalur, di ujung sana biasanya ada beberapa muara. Jadi lebih adil. Nggak kayak antri di WC masjid salman yang saya bahas beberapa tahun silam di artikel Sistem Antrian Wudhu dan WC di Masjid Salman ini. Ada juga yang nggak sih, tapi lebih umum begini.

Antri di Jepang pada kayak gini nih. Fair…

Mereka gimana ya doktrinasinya supaya bisa gitu?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s