Hari: 9 April 2012

Pilih Kata yang Indonesiawi bukan Indolish

Sejiwa dengan tulisan saya sebelumnya  tentang munculnya pernyataan seseorang bahwa “Bahasa Indonesia lebih mudah dipelajari jika sudah tahu bahasa Inggris”, tulisan ini lebih menyoroti sisi terapan dari masalah ini.  Akan kita lihat beberapa contoh tambahan -jika boleh penulis sebut sebagai- pencemaran kalimat bahasa Indonesia oleh bahasa Inggris. Tentu saja contoh-contoh ini dan contoh sebelumnya hanya menurut pandangan penulis sebagai masyarakat awam. Fenomena ini dalam bentuk parahnya dan mungkin dalam jangka pandang bisa saja membentuk bahasa baru, Indolish yang bergabung dengan keluarga -lish lainnya: japlish, singlish, dkk. Perlu diingat bahwa pencemaran kalimat ini lebih biasa dilakukan pada interaksi tidak resmi (informal bahasa sononya) dibanding resmi (formal) dan lisan dibanding tulisan. Biasanya pencemaran terjadi karena terbiasanya pengguna kosakata  atau istilah dalam suatu bidang dan dalam masyarakat dunia. Tentu saja, kebiasaan-kebiasaan ini bisa berpengaruh kepada tatanan sosial dan bahasa itu sendiri jika kita tidak membuka mata satu sama lain.