Sains Logika
Tinggalkan sebuah Komentar

Top-Up: Praktik Menggandakan Uang?

Misalnya nih, dunia kita cuma satu desa, dengan tiga komponen: penduduk, pemerintah, dan perusahaan. Desa berisi 100 orang penduduk. Setiap orang punya uang 10.000 yen. Total  satu juta yen. Uang di pemerintah dan perusahaan mesin top-up ada masing-masing satu juta yen lagi. Jadi total uang di ekonomi adalah tiga juta yen.

Masing-masing penduduk mengisi kartu top-upnya 5000 yen. Mereka pergi ke mesin top-up, masukin selembar 10.000 tadi dan dapat kembalian 5000 yen. Uang masing-masing penduduk tetap, 5000 tunai dan 5000 di dalam kartu. Jadi satu juta yen milik penduduk tetap kan ya?

Sampai disini masih logis.

Pemerintah nggak ngapa-ngapain di skenario ini. Jadi uang mereka tetap.

Nah, buat mengisi kartu tadi pendudukan ngasih uang ke mesin tuh 10.000 dan dapat kembalian 5.000. Artinya si mesin bakal ketambahan uang 5.000 yen dikali 100 orang. Yup, tunai yang dimasukkan ke mesin kan nggak tiba-tiba terbakar dan lenyap.

Cek lagi total uang di ekonomi:
Uang penduduk: 1 juta yen
Uang pemerintah: 1 juta yen
Uang perusahaan: 1 juta yen
Uang yang dimasukkan ke mesin: 500.000 yen

Jeng-jeng-jeng… Uang di ekonomi sekarang ada tiga setengah juta. Bertambah dari titik awal, tanpa harus ngapa-ngapain.

Top Up Penggandaan Uang

Apa nggak cepet inflasi tuh ya? 500.000 per  3 juta = 17% inflasi!

Tentu saja, penduduk akan menggunakan kartunya buat belanja. Uang dalam kartu kan cuma catatan, kalau dipakai belanja catatan di penduduk akan lenyap. Pindah ke catatan di toko, Sebagai gantinya, si perusahaan akan membayar toko dari uang yang dimasukkan ke mesin tadi.

Namun bayaran ini kan entah kapan tuh, jadi sebelum itu terjadi uang di ekonomi bakal tetap berganda dong yak? Uang yang dimesin bisa dipakai oleh siapapun pemilik mesin, dan uang di kartu bisa dipakai oleh pemilik kartu.

(Hmm… Nyimpen uang di bank, kayaknya berefek sama??)

Jadi sampai itu terjadi, ini dianggap double sirkulasi nggak ya?

Disitu saya nggak mudengnya. Mungkin bagi yang mempelajari ekonomi bisa mencerahkan saya. Regulasi di perpindahan antara uang nyata ~ virtual ini bagaimana. Saya googling-googling kok nggak nemu.

Apa ya nanti ketika si pemerintah mendapat uang dari pajak, mereka bakal melenyapkan uang itu dari ekonomi. Atau bijimana…

Ada ekonomis yang bisa menjelaskan?

[Hehe… “Ekonomis”…]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.