Hari: 27 April 2013

Bedebah Berprotokoler

Hari Rabu kemaren, saat baru pulang dari Cibubur, di depan pintu gerbang keluar tol Pasteur, terjadi macet parah. Jalan super lebar di depan lampu merah perempatan pertama muka gerbang sangat dipadati mobil. Hanya jarak beberapa meter dari ekor antrian ke loket gerbang. Oke, memang sih daerah sini tidak pernah tidak macet sampai-sampai pemda membuat peraturan four-in-one untuk mobil yang lewat sini. Hanya saja, waktu itu antrian kami sangat lama tidak wajar. Sekitar dua tiga menit sekali mobil dapat maju di antrian itu. Akan tetapi, yang terakhir ini lain. Si lampu merah sudah tampak, sudah dekat lah, tapi kok keberadaannya lebih lama dari yang tadi. Lima menit menunggu tak kunjung pergi juga. Adzan berkumandang. Adzan selesai. Tak juga dia berganti. Tampak arus kendaraan dari dua sisi kanan simpang sana dan kiri sana tidak juga mandek. Lima menit kemudian, masih merah juga. Ini rusak lampunya, atau diset manual terus yang lagi tugas mencetin tombolnya lagi sholat kali ya. Tidak beberapa lama (baca: sesudah lama menunggu lima belas menitan), terdengar dari jauh raung suara sirine. Serentak itulah kami …