Hari: 5 Mei 2016

Dokter Tulang di Jepang

Jadi saya cidera tangan saat lomba lari pada perhelatan hebat, War of 5 Kingdoms di Chubu Match kemaren. Detail cerita dari sisi “cidera”-nya sudah saya sampaikan di artikel sebelumnya. Pakai pembuka agak nyeleneh sedikit pula. Di artikel ini saya ingin menceritakan kekaguman saya dengan klinik tempat saya berobat. Saya ke dokter tulang empat kali. Sehari setelah hari H. Tiga hari kemudian. Kemudian dua minggu kemudian. Terakhir satu bulan setelah kejadian. Berkat hoken alias asuransi kesehatan, saya hanya membayar 30% dari harga aslinya. Tidak begitu mahal. Disini semua orang harus daftar asuransi kesehatan (kayaknya sih nggak harus, cuma kok pada daftar semua). Kayak BPJS gitu. Nanti, kalau ke dokter kita dapat potongan. Kalau setahun nggak kepake, nanti dapat cashback kupon belanja. Yang paling mahal yang pertama, saya membayar 4230 yen. Namun, waktu itu saya mendapat periksa rontgen, gips dan perban, plus obat tiga jenis. Jadi wajar agak mahal. Kalau di lihat di bawah, kita bisa menebak pembagiannya. Di tabel ada angka kemudian kani point 点. Tebakan saya sih tiap point itu harganya 10 yen. Coba aja …