Kosa-Tata
Tinggalkan sebuah Komentar

Ini dan Itu

Pada saat kita berdiskusi via kotak komentar di web, bukan hanya bingung mengikuti diskusi siapa membalas siapa, dan ide mana sudah dibahas sampai apa. Penunjukan pun menjadi rumit. Misalnya penunjukan komentar beberapa di atas. Iya nggak sih?

Akan tetapi, bukan itu yang ingin saya bahas sampahi disini. Misal, diskusi macam-macam. Para peserta sulit memahami apa yg kita tulis. Lalu, seseorang menulis parafrasa dari ide kita. Tepat setelahnya kita membalas:

Nah, itu dia yang saya maksud.

atau

Nah, ini dia yang saya maksud.

Kira-kira yang mana? Yang sering Anda pakai?

Sepertinya kalau ragam lisan (baca: ngobrol langsung tatap muka di dunia nyata), jika menimpali pendapat seseorang tentu saja kita menggunakan kata tunjuk itu. Aneh kalau memakai ini. Nah, kalau di kotak komen itu tadi?

Melirik bahasa Inggris sepertinya kalimat this is what I meant lebih berterima dibanding that. Bahasa jepang juga kore lebih tidak janggal dibanding sore apalagi are. Mungkin karena yang ditunjuk sama penunjuk (komen balasan kita) ada di satu tempat. Dengan kata lain, penggunaan kata ini lebih lazim dibanding itu.

Namun, kok dalam bahasa Indonesia kayaknya keduanya pas ya. Hmmm… Ya sudahlah.

NB. Itu, font judul artikelnya kok bisa kayak gitu ya? Baru tahu, kalau pakai bahasa jepang bisa jadi nganeh gitu font-nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s