Kosa-Tata
Tinggalkan sebuah Komentar

Sensitif dengan Kata Sandang

Saya dan teman-teman membuat Sandang Indonesia, perusahaan (yang masih start-up) yang bergerak di bidang eCommerce, mempromosikan produk sandang khas Indonesia melalui internet. Produk yang dipromosikan adalah produk UKM di pelosok daerah yang biasanya hanya dibeli oleh pemesan atau tengkulak. Dengan demikian, selain membantu promosi UKM dengan toko online dan memelekkan mereka thd teknologi, kami juga ingin melestarikan ragam kekayaan bangsa kita- sandang Indonesia – yang susah dicari ini.

Karena berkutat dengan kata sandang terus, entah mengapa akhir-akhir ini sensitif dengan kata sandang ini. Setiap mendengar kata tersebut, rasanya ada sesuatu yang menggelitik badan. Membuat tubuh bergidik. Rasa nggak enak gimana atau rasa geli gimana.

Penyandang cacat tersebut tetap menjalani …

Calon gubernur itu menyandang gelar …

Sandang pangan di daerah Indonesia timur masih …

Memang kata sandang pada Sandang Indonesia ini terlalu generik. Akan tetapi, justru itu tujuannya kan? Dengan demikian, kalau ada yang mencari hal apa pun tentang pakaian khas daerah Indonesia alias sandang Indonesia, datangnya ya ke Sandang Indonesia.

Karena generik, harus ada beda penulisan antara merk dan benda aslinya. Kalau yang dimaksud nama perusahaan, saya sih menyebut dengan huruf awal besar yakni “Sandang Indonesia”. Kalau menyebut benda aslinya alias pakaiannya, saya menyebut “sandang Indonesia” dengan huruf /s/ kecil. Sudah benar belum ya…?

Dari kantin cobek w.co di pojokan Jalan Cisitu Lama sana, saya juga baru tahu kalau ada SandangAnesha. Waktu melihatnya, saya juga mengalami sensasi sensitif yang sama.

Kata posternya, mereka menjual kaos dengan motif kreasi seperti batik. Nama ini adalah permainan kata dari kata sandang dan kata ganesha (kampusnya ITB). Kedua kata dilebur jadi satu, jadilah SandangAnesha. Wah, mirip banget ya namanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s