Kosa-Tata
Comments 2

Lucu dan Nggak Lucu : Mana Yang Benar sih?

Fuih, setelah cukup lama hiatus dan lama keluar topik dari topik sekarang yakni “bahasa“, dan setelah tulisan terakhir yang mendebarkan, membelit logika, menggelitik nalar berjudul Saturday, akhirnya blog ini kembali lagi ke jalan yang sudah digariskan.

Eh, sekarang emang lagi libur ya. Hoo, makanya blog ini libur juga, kali. Sekalian saya mengucapkan selamat liburan deh kepada teman-teman. Selamat liburan.


Saya bingung dengan pemakaian dua frasa di atas. Yang benar yang bagaimana ya? Biar pembaca mudah memahami maksud saya, kita langsung ke contoh saja. Yang betul itu yang seperti ini

Nggak lucu dong, kalau saya, Direktur, yang melakukan pencatatan hasil rapat.
Lalu, tugas sekretaris apa?
(… kalimat 1.1)

atau seperti ini

Lucu dong, kalau saya, Direktur, yang melakukan pencatatan hasil rapat.
Lalu, tugas sekretaris apa?
(… kalimat 1.2)

Kedua frasa ini sering digunakan dalam banyak kasus. Hampir setiap pembiacaraan yang sedikit keluar dari hal yang seharusnya dapat memakai frasa ini. Sayangnya keduanya sering dipertukarakan. Contoh lain : 

Nggak lucu lah kalau seragam sepak bola ada sponsor Koteks-nya.  Gila lo!
(… kalimat 2.1)

Lucu lah kalau seragam sepak bola ada gambar ada sponsor Koteks-nya.  Gila lo!
(… kalimat 2.2)

Nggak lucu lah kalau kita dateng ke rumah dosen malam-malam Jam 11 gini, pas tahun baru pula. Gila lo!
(… kalimat 3.1)

Lucu lah kalau kita dateng ke rumah dosen malam-malam Jam 11 gini, pas tahun baru pula. Gila lo!
(… kalimat 3.2)

Nggak lucu lah kalau di panggung nanti saya baca algoritma pencocokan string Boyer-Moore  untuk ice breaking. Gila lo!
(… kalimat 4.1)

Lucu lah kalau di panggung nanti saya baca algoritma pencocokan string Boyer-Moore  untuk ice breaking.  Gila lo!
(… kalimat 4.2)

Nggak lucu lah saya jadian saya dia. Gila lo!
(… kalimat 5.1)

Lucu lah saya jadian saya dia.  Gila lo!
(… kalimat 5.2)

Kalau dilihat dari tendensi masyarakat alias kecenderungan penggunaan di ranah lapangan, sepertinya apa pun konteksnya, apa pun maksud yang ingin dicapai, frasa yang lebih sering dipakai adalah yang versi tidak lucu. Mungkin dengan ini, pengguna bahasa memiliki asumsi bahwa semua hal itu secara bawaan (default alias standar) adalah lucu. Hal wajar itu harus lucu. Dengan demikian, hal-hal yang berlawanan dengan keadaan dasar itu menjadi tidak lucu.

Atau mungkin juga, dengan kecenderungan nggak lucu tadi, pengguna bahasa menganggap bahwa sesuatu yang tabu adalah sesuatu yang tidak lucu. Frasa ini digunakan untuk sesuatu yang berbeda dari keadaan wajar kan alias sesuatu yang jayus, mengerikan, melawan arus,  aneh, atau membuat orang terheran-heran. Dengan kata lain, nggak lucu.

Jika dua asumsi diatas digunakan dan tendensi tidak lucu itu sah, kalimat yang benar dari contoh-contoh sebelumnya adalah kalimat dengan subnomor 1 seluruhnya.

Boleh juga sih beranggapan demikian. Akan tetapi, apakah tidak lebih baik kalau kita mengikutkan konteks dalam penggunaan salah satu dari kedua frasa ini. Dengan demikian, tergantung konteks apakah kondisi yang dikalimatkan (yang ditempelkan dengan salah satu frasa) itu berlawanan dengan kondisi yang seharusnya (misalnya standarnya harus lucu) atau tidak.

Jika mode ini yang digunakan, kalimat yang benar dari contoh sebelumnya adalah kalimat 1.2, kalimat 2.2, kalimat 3.1, dan kalimat 4.1. Kalimat 1 dan kalimat 2 jelas karena hal itu bertentangan dengan hal yang wajar dan bisa menimbulkan kegelian. Kalimat 3.1 tidak lucu karena memang hal itu sama dengan menyatakan bunuh diri. Kalimat 4.1 tidak lucu karena memang benar-benar tidak lucu. Kalimat 5 bisa keduanya benar karena kurang informasi.

Jadi mana yang benar? Menurut kamu?

2 Comments

  1. Ping-balik: Balada Lagu-lagu di Pesta Pernikahan | Blog Kemaren Siang

  2. Ping-balik: Krisis Identitas | Blog Kemaren Siang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s